voice of Jakarta | Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, menerima penghargaan khusus Order of Merit dari United Through Sports dalam Rapat Anggota NOC Indonesia yang berlangsung di Ballroom Fairmont Hotel, Senayan, Jakarta, Sabtu (9/5).
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Stephan Fox yang juga menjabat President of the Alliance of Independent Members of Sport (AIMS) dan Executive Council Member SportAccord.
Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi Erick Thohir dalam memajukan dunia olahraga, sekaligus mempromosikan nilai inklusi, kesetaraan, dan non-diskriminasi baik di tingkat nasional maupun internasional.
“Hari ini kami sangat senang dapat memberikan United Sports Special Award kepada IOC Member dan Menteri Olahraga Erick Thohir serta kepada Presiden NOC, Okto, atas upaya dan kontribusi luar biasa yang mereka berikan bagi dunia olahraga,” ujar Stephan Fox.
Ia menilai Erick Thohir dan Ketua Umum NOC Indonesia telah berperan aktif dalam mendorong olahraga untuk semua kalangan serta menghadirkan dampak sosial yang nyata melalui olahraga.
“Kami sangat menghargai upaya mereka dan berharap dapat terus melanjutkan kerja sama ini,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Komite Olimpiade Indonesia atau NOC Indonesia juga menganugerahkan The Game Changer Award kepada atlet, pelatih, federasi, dan tokoh olahraga nasional atas kontribusi mereka terhadap perkembangan olahraga Indonesia.
Pada kategori atlet, Safira Dwi Meilanie dinobatkan sebagai Atlet Terbaik Bela Diri, sementara Janice Tjen meraih penghargaan Atlet Terbaik Olahraga Permainan.
Untuk kategori olahraga akurasi, penghargaan diberikan kepada Diananda Choirunisa, sedangkan kategori olahraga terukur diraih Martina Ayu Pratiwi.
Di sektor kepelatihan, penghargaan Pelatih Terbaik diberikan kepada Muhammad Dhaarma Raj, sementara Basral Graito Utomo dinobatkan sebagai penerima The Rising Star.
Adapun penghargaan tertinggi Best of the Best diberikan kepada Rizki Juniansyah atas prestasi dan rekor internasional yang berhasil ditorehkannya.
Menpora Erick Thohir mengapresiasi langkah Komite Olimpiade Indonesia yang memberikan penghargaan kepada para insan olahraga nasional.
“Karena mereka adalah ujung tombak ketika bendera Merah Putih bisa dikibarkan di dunia. Namun prestasi tidak mungkin tercapai tanpa dukungan para pembina,” ujar Erick.
Sementara itu, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan sekadar tentang raihan medali, tetapi juga dedikasi dan keberanian untuk membawa perubahan dalam ekosistem olahraga nasional.
“The Game Changer Award adalah bentuk penghormatan kami kepada mereka yang telah memberikan dampak nyata bagi olahraga Indonesia. Ini bukan hanya tentang medali, tetapi tentang dedikasi, konsistensi, dan keberanian untuk mengubah keadaan,” kata Okto.



