Pam Jaya Gandeng Bin Zayed, Fokus Perluasan Air Bersih

VOICE OF JAKARTA | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama perusahaan air minum daerah, PAM JAYA, menjajaki kerja sama dengan perusahaan global Bin Zayed International untuk memperkuat penyediaan air bersih di ibu kota.https://voiceofjakarta.id/

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mencapai target cakupan layanan air minum 100 persen di Jakarta, di tengah meningkatnya tekanan kebutuhan urban dan kompleksitas infrastruktur.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, mengatakan kolaborasi dengan mitra internasional diperlukan untuk menjawab tantangan tersebut, termasuk kebutuhan teknologi dan investasi berskala besar.

“Arahan pimpinan jelas, layanan dasar warga harus dilakukan secara serius dan terbuka terhadap kolaborasi. Kami menargetkan cakupan 100 persen, sehingga perlu bermitra dengan pihak yang memiliki kapasitas dan pengalaman global,” ujar Arief dalam keterangannya di Kuala Lumpur, Senin (27 April).

Sebagai langkah awal, kedua pihak menandatangani perjanjian kerahasiaan atau non-disclosure agreement (NDA), yang memungkinkan pertukaran data serta kajian teknis terkait pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Jakarta.

Kerja sama ini merupakan kelanjutan dari komunikasi sebelumnya antara Bin Zayed International dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk pertemuan dengan Gubernur Pramono Anung di Balai Kota.

Selain memperluas cakupan layanan, PAM JAYA juga menghadapi tantangan besar dalam menekan tingkat kehilangan air atau non-revenue water (NRW), yang dipengaruhi oleh kepadatan kota dan kompleksitas jaringan utilitas bawah tanah.

Menurut Arief, persoalan tersebut tidak dapat diatasi secara parsial dan membutuhkan dukungan teknologi serta pengalaman internasional.

Di sisi lain, Bin Zayed International juga menyatakan minat terhadap proyek infrastruktur strategis di Jakarta, termasuk rencana pembangunan tanggul laut raksasa atau Giant Sea Wall—sebuah proyek yang dinilai krusial untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global.

BACA JUGA  Pramono Anung Tinjau Uji Coba Pengolahan Sampah Organik di Pasar Kramat Jati

PAM JAYA menegaskan bahwa seluruh proses penjajakan kerja sama akan dilakukan secara hati-hati, dengan mengedepankan tata kelola yang transparan dan kepentingan publik.

Sebelumnya, perusahaan juga telah menjalin komunikasi dengan sejumlah mitra internasional dari Turki dan Swiss, sebagai bagian dari upaya memperkuat kapasitas layanan air bersih melalui transfer teknologi dan pengetahuan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER