Voice of Jakarta | Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali menggelar Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan HR Rasuna Said mulai Juni 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung setiap Minggu pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, mengatakan keputusan tersebut diambil setelah dilakukan evaluasi terhadap pelaksanaan CFD sebelumnya.
“HBKB di Jalan HR Rasuna Said direncanakan kembali digelar mulai Juni 2026 setiap Minggu pukul 05.30-09.00 WIB,” ujar Syafrin Liputo, Sabtu (16/5).
Pemprov DKI Evaluasi Pelaksanaan CFD Rasuna Said
Syafrin menjelaskan, pelaksanaan CFD Rasuna Said pada 10 Mei 2026 masih menyisakan sejumlah catatan evaluasi. Beberapa di antaranya meliputi belum tersedianya titik putar kendaraan di sisi timur dan barat koridor, belum optimalnya pemasangan pembatas jalur Transjakarta, serta masih ditemukannya parkir liar.
Selain itu, penataan pelaku UMKM juga menjadi perhatian karena aktivitas perdagangan meluas hingga ke badan jalan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu kenyamanan masyarakat yang berolahraga.
Pemprov DKI Jakarta juga mencatat adanya proyek pekerjaan jalan di sejumlah rute alternatif yang masih menyebabkan kemacetan di sekitar kawasan.
Aktivitas Warga dan Infrastruktur Jadi Sorotan
Dishub DKI turut menemukan perbedaan level ketinggian jalan pasca pembongkaran tiang monorel di kawasan tersebut. Kondisi itu dinilai perlu segera diperbaiki demi keselamatan pengguna jalan.
Penumpukan aktivitas masyarakat di area Plaza Festival juga menjadi perhatian karena membuat pelari dan pesepeda menggunakan jalur bus Transjakarta.
Syafrin memastikan seluruh kendala tersebut akan ditindaklanjuti bersama tim kerja HBKB lintas perangkat daerah. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga tengah menyiapkan regulasi sebagai payung hukum pelaksanaan CFD di Jalan HR Rasuna Said.
“Perbaikan fasilitas pendukung dan pengaturan kegiatan masyarakat akan dilakukan agar pelaksanaan HBKB di Rasuna Said berlangsung lebih aman, nyaman, dan tertib,” katanya.
CFD Rasuna Said Dinilai Berdampak Positif
Meski masih terdapat sejumlah evaluasi, Pemprov DKI menilai pelaksanaan CFD di HR Rasuna Said memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan.
Menurut Syafrin, keberadaan koridor baru HBKB menambah alternatif ruang publik dan area olahraga di tengah Jakarta. Hasil pengukuran kualitas udara selama pelaksanaan CFD juga tercatat lebih baik dibandingkan hari kerja biasa.
“Hasil pengukuran kualitas udara di sekitar lokasi saat pelaksanaan HBKB juga tercatat lebih baik dibandingkan hari kerja,” ujarnya.
Pengunjung Sudirman–Thamrin Berkurang Hingga 52 Persen
Pemprov DKI Jakarta menyebut CFD HR Rasuna Said turut membantu mengurangi kepadatan masyarakat di kawasan Sudirman–Thamrin.
Berdasarkan data Dinas Perhubungan DKI Jakarta, jumlah pengunjung HBKB tingkat provinsi di koridor Jalan Jenderal Sudirman–MH Thamrin turun dari 29.256 orang pada 3 Mei 2026 menjadi 13.759 orang pada 10 Mei 2026 atau berkurang sekitar 52,97 persen.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa HBKB di HR Rasuna Said dapat memecah konsentrasi penumpukan masyarakat di Sudirman–Thamrin sehingga aktivitas warga lebih tersebar,” tandas Syafrin.



