Wali Kota Arifin dampingi Gubernur DKI Jakarta dalam pencanangan HUT ke 499 Kota Jakarta

voice of Jakarta |  Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam pencanangan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta sekaligus deklarasi Gerakan Pilah Sampah di kawasan Jalan H.R. Rasuna Said, Minggu (10/5).

pencanangan HUT ke 499 Kota Jakarta digelar bersamaan dengan momentum car free day (CFD) perdana di koridor Rasuna Said dan menjadi bagian dari rangkaian menuju lima abad Kota Jakarta.

Dalam sambutannya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Gerakan Pilah Sampah tidak boleh berhenti sebagai seremoni semata, melainkan harus menjadi budaya baru masyarakat perkotaan dalam menjaga lingkungan.

Menurutnya, kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah menjadi langkah penting untuk mengurangi beban tempat pembuangan akhir yang selama ini terus meningkat.

“Ini bahwa membangun Jakarta tidak bisa sendirian. Persoalan sampah salah satunya. Maka hari ini sesuai dengan instruksi gubernur, kita akan mengadakan gerakan untuk pilah sampah,” ujar Pramono.

Ia menekankan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi faktor utama dalam menyelesaikan persoalan pengelolaan sampah yang telah lama menjadi tantangan Ibu Kota.

Pramono juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terlibat aktif dan konsisten menjalankan gerakan tersebut agar persoalan sampah di Jakarta dapat segera ditangani secara menyeluruh.

“Membangun Jakarta tidak bisa sendirian. Kita lakukan gerakan ini agar persoalan sampah yang belum tuntas bisa segera terselesaikan,” katanya.

Gubernur DKI Jakarta itu optimistis pola baru pengelolaan sampah di Jakarta dapat terwujud melalui koordinasi bersama Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Menurutnya, sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dari hulu hingga hilir menjadi langkah strategis untuk menciptakan Jakarta yang lebih bersih dan berkelanjutan.

BACA JUGA  Ratusan Ribu Buruh Padati Monas, Perayaan May Day 2026 Berlangsung Meriah dan Terkoordinasi

Pramono turut menyoroti persoalan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang yang selama bertahun-tahun menjadi tantangan besar bagi pemerintah daerah.

Ia memastikan penyelesaian persoalan sampah di Bantargebang menjadi salah satu prioritas utama pemerintahannya dalam membangun tata kelola lingkungan yang lebih modern dan efektif menjelang usia ke-500 Kota Jakarta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER