Voice of Jakarta | Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menggelar kerja bakti serentak di 56 kelurahan pada Minggu (17/5/2026). Kegiatan ini tidak hanya difokuskan pada pembersihan lingkungan dan saluran air, tetapi juga pengelolaan sampah melalui pemilahan dari sumber.
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah, mengatakan kerja bakti tersebut menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap akhir pekan oleh jajaran Pemkot Jakarta Barat.
Menurutnya, kegiatan itu bertujuan meningkatkan kebersihan lingkungan sekaligus mengantisipasi banjir saat musim penghujan. Selain itu, kerja bakti juga menjadi bagian dari kampanye pengurangan sampah di tingkat masyarakat.
“Hari ini kita kunjungi beberapa RW percontohan yang sudah melakukan pemilahan sampah dari rumah. Bahkan, RW 07 Kelurahan Joglo sudah melaksanakan sejak 2019,” ujar Iin.
Dalam kunjungannya ke RW 07 Kelurahan Joglo, Iin meninjau Bank Sampah dan rumah hijau yang dimanfaatkan untuk pengolahan sampah menjadi kompos, eco enzyme, hingga budidaya maggot. Ia juga melihat langsung kegiatan urban farming yang dikembangkan warga setempat.
Selanjutnya, Iin meninjau kegiatan kerja bakti pembersihan dan pengurasan lumpur di saluran Jalan Meruya Selatan RT 02/07, Kelurahan Meruya Selatan.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS 3R) di RW 01 Kelurahan Meruya Selatan. Di lokasi tersebut, sampah diolah menjadi bahan baku kompos, sementara residu dikirim ke TPST Bantar Gebang.
Iin berharap sistem pengelolaan sampah yang diterapkan di RW 07 Joglo dan RW 01 Meruya Selatan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Jakarta Barat.
“Sebagai tindak lanjutnya, setiap kelurahan nanti akan menerapkan satu RW sebagai percontohan pemilahan sampah,” katanya.
Ia menambahkan, Pemkot Jakarta Barat terus mendorong program zero waste agar volume sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang dapat ditekan seminimal mungkin.
“Hanya residu yang akan diangkut ke TPST Bantar Gebang sehingga keseluruhan volume sampah bisa dikurangi,” jelasnya.
Untuk mendukung gerakan tersebut, Iin juga menginstruksikan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Jakarta Barat melakukan aksi bersih-bersih kantor setiap Jumat minimal dua kali dalam sebulan.
“Ini kita tunjukkan bahwa sebelum kita menyampaikan atau menggerakkan kepada masyarakat, kita dulu yang kerja bakti di kantor masing-masing,” tandasnya.



