Pemkot Jakarta Selatan Ajak Seluruh Kalangan Bergerak Bersama Eliminasi TB

Voice of Jakarta | Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Ali Murthadho, membuka peringatan Hari Tuberkulosis Sedunia 2026 di Poins Square, Lebak Bulus, Kamis (30/4), dengan seruan untuk memperkuat keterlibatan masyarakat dalam memerangi penyakit menular tersebut.http://Jakarta Selatan

Acara yang dihadiri hampir 300 peserta itu menjadi bagian dari kampanye kesehatanhttps://voiceofjakarta.id/ publik yang lebih luas, sejalan dengan tema global “Yes! We Can End TB” dan tema nasional “SATU TB: Sinergi Aksi Tuntaskan TB”. Dalam sambutannya, Ali menegaskan bahwa penanganan tuberkulosis tidak dapat hanya bergantung pada pemerintah atau sektor kesehatan semata.

“Persoalan ini tidak bisa hanya diserahkan kepada Suku Dinas Kesehatan saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menyelesaikannya,” ujarnya. Ia juga mendorong upaya sosialisasi yang lebih luas untuk menghilangkan stigma terhadap tuberkulosis, seraya menekankan bahwa penyakit tersebut dapat disembuhkan dengan penanganan yang tepat.

Menurutnya, langkah kunci dalam pengendalian TBC mencakup pencegahan, kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan, serta pendampingan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Debi Intan Suri, menyebutkan bahwa berbagai strategi telah dijalankan di wilayahnya, termasuk skrining aktif untuk menemukan kasus, peningkatan edukasi publik, serta penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat.

Ia menambahkan, Jakarta Selatan saat ini berada di peringkat ketiga dalam jumlah kasus TBC di DKI Jakarta, sebuah capaian yang disebutnya sebagai hasil kolaborasi lintas sektor.

Meski demikian, tantangan utama masih terletak pada kesadaran masyarakat untuk memeriksakan diri sejak dini. “TBC sebenarnya bisa sembuh. Namun tantangan terbesarnya adalah mengajak warga untuk datang ke fasilitas kesehatan secara sukarela,” katanya.

Debi memastikan bahwa layanan di puskesmas wilayah Jakarta Selatan telah dilengkapi untuk menangani pasien TBC. Mereka yang terdiagnosis dapat langsung menjalani pengobatan hingga tuntas, yang umumnya berlangsung selama enam bulan.

BACA JUGA  Musrenbang Stunting Jakarta Pusat 2026 Pemkot Perkuat Komitmen Percepatan Penurunan Stunting

Pemerintah setempat berharap, melalui kampanye berkelanjutan dan keterlibatan masyarakat, upaya eliminasi tuberkulosis dapat dipercepat dalam beberapa tahun ke depan.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER