Jokowi Pasang Target Besar untuk PSI di Pemilu 2029: Bukan Sekadar Lolos ke Senayan

KUPANG – VOICE OF JAKARTA | Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Joko Widodo (Jokowi), mengungkapkan partainya telah menetapkan target politik yang lebih ambisius menjelang Pemilu 2029. Menurut Presiden ke-7 Republik Indonesia itu, sasaran PSI tidak hanya sebatas memperoleh kursi di DPR RI, tetapi juga membangun kekuatan politik yang lebih luas hingga ke akar rumput.

Pernyataan tersebut disampaikan Jokowi saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (31/7/2026).

“Target kita bukan hanya target masuk Senayan. Tapi ada target besar yang pingin kita capai. Tapi nggak usah disampaikan di sini,” ujar Jokowi di hadapan kader PSI.

Meski belum mengungkapkan secara rinci target yang dimaksud, Jokowi menegaskan bahwa partainya telah memiliki perhitungan politik untuk menghadapi kontestasi nasional pada 2029.

Antusiasme Kader Dinilai Jadi Modal Politik

Dalam pidatonya, Jokowi menilai tingginya partisipasi kader dan simpatisan pada Rakorda PSI di Kota Kupang menjadi sinyal positif bagi konsolidasi partai.

Ia membandingkan antusiasme tersebut dengan kegiatan serupa di sejumlah daerah lain yang juga dihadiri banyak peserta.

“Kalau Rakorda di tingkat Kota Kupang penuh seperti ini, apa yang kita takutkan, apa yang kita khawatirkan. Saat itu di Lampung juga sama banyak seperti ini juga, apa yang kita khawatirkan,” katanya.

Menurut Jokowi, semangat kader merupakan modal penting dalam membangun mesin politik yang solid menjelang Pemilu 2029.

Struktur Hingga Desa Jadi Kunci Kemenangan

Jokowi menegaskan bahwa kekuatan PSI tidak hanya diukur dari jumlah kursi legislatif yang berhasil diraih, tetapi juga dari kemampuan membangun organisasi hingga tingkat desa.

Menurutnya, jaringan kepengurusan yang kuat di seluruh tingkatan akan menjadi fondasi utama bagi pertumbuhan partai.

BACA JUGA  OTT Kepala Daerah Kian Marak, Puan Maharani Desak Evaluasi Total Biaya Politik dan Sistem Pengawasan

“Kalau masuk Senayan, tetapi kalau targetkan yang saya sampaikan dari DPRD, sampai ke desanya terbentuk inilah kekuatan besar Partai Gajah,” tegasnya.

Ia kembali menekankan bahwa pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa merupakan faktor penentu dalam memenangkan persaingan politik.

“Kuncinya kepengurusan sampai tingkat desa terbentuk. Kunci kemenangan PSI,” ujarnya.

NTT Disebut Berpotensi Jadi Basis Utama PSI

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga mengapresiasi perkembangan PSI di Nusa Tenggara Timur yang dinilainya menunjukkan tren positif.

Ia menyebut pada Pemilu 2019 PSI hanya memperoleh 11 kursi DPRD di wilayah NTT. Jumlah tersebut meningkat menjadi 40 kursi pada Pemilu 2024, yang menurutnya menjadi capaian tertinggi PSI secara nasional.

Selain itu, PSI kini memiliki sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah di provinsi tersebut, di antaranya Wali Kota Kupang Christian Widodo, Bupati Sikka Juventus Primayoga, Wakil Bupati Kupang Aurum Tiku Eki, serta Wakil Bupati Rote Ndao Apremoi Dudelusy Dethan.

Berdasarkan perkembangan tersebut, Jokowi meyakini NTT memiliki potensi menjadi salah satu basis politik terkuat PSI.

“Dan saya benar-benar meyakini NTT menjadi kandang gajah. Gajah yang tidak hanya menang di pemilu tapi gajah yang bijaksana, gajah yang cerdas, dan gajah yang selalu berpihak kepada masyarakat itu yang kita inginkan bersama,” katanya.

Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Pernyataan Jokowi menegaskan bahwa fokus PSI menjelang Pemilu 2029 tidak hanya diarahkan pada peningkatan perolehan kursi legislatif, tetapi juga memperkuat infrastruktur organisasi di seluruh daerah.

Strategi tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya membangun partai yang memiliki basis kader yang kuat sekaligus memperluas pengaruh politik hingga tingkat lokal sebagai modal menghadapi kontestasi nasional mendatang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER