Pria di Pesanggrahan Tewas Bersimbah Darah, Pistol di Tangan

Deadline – Pria Pesanggrahan tewas bersimbah darah menggegerkan warga Jalan Deplu I, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan. Seorang pria berinisial BAS (53) ditemukan meninggal dunia di kamar kerjanya pada Jumat, 6 Maret 2026 sekitar pukul 13.30 WIB.

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka di bagian wajah dan darah yang terlihat di kasur tempat ia terbaring. Di tangan kanan korban juga ditemukan sebuah senjata api jenis pistol yang diduga digunakan untuk mengakhiri hidupnya.

Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, menjelaskan bahwa saat ditemukan, kondisi korban sudah tidak bernyawa. Polisi menduga kuat kematian BAS berkaitan dengan dugaan bunuh diri menggunakan senjata api.

“Jenazah ditemukan dalam keadaan bersimbah darah di bagian muka dan kasur, dengan pistol berada di tangan kanan korban,” ujar AKP Seala Syah Alam saat dikonfirmasi pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Penemuan jasad BAS bermula dari suara gonggongan anjing peliharaan di sekitar rumah korban. Suara tersebut terus terdengar sehingga menarik perhatian salah seorang saksi yang kemudian memeriksa area rumah untuk memastikan penyebabnya.

Saat mengintip ke dalam ruangan, saksi hanya melihat bagian kaki korban dari dalam kamar. Namun saat itu saksi tidak menaruh kecurigaan dan meninggalkan lokasi.

Beberapa waktu kemudian, setelah menunaikan shalat Jumat, saksi kembali mendatangi rumah korban untuk menanyakan urusan pekerjaan. Ketika masuk ke dalam rumah, saksi terkejut karena melihat BAS sudah terbujur kaku di tempat tidur.

Saksi juga melihat banyak darah di bagian wajah korban dan pada kasur di dalam kamar kerja tersebut. Situasi itu membuat saksi panik dan segera memberi tahu istrinya mengenai kejadian tersebut.

“Setelah sholat Jumat, saksi kembali ke rumah korban dan menemukan korban sudah meninggal dunia dengan banyak darah di bagian muka dan kasur,” jelas Seala.

BACA JUGA  Kecelakaan Tragis di Padang! 3 Remaja Ditabrak Kereta Api Saat Menunggu Turnamen Futsal, 2 Tewas

Karena tidak berani memeriksa lebih jauh seorang diri, saksi kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk melaporkan kejadian tersebut.

Ketika petugas tiba di lokasi, pintu kamar diketahui tidak terkunci. Polisi juga menemukan pistol berada di tangan kanan korban. Berdasarkan temuan awal di tempat kejadian perkara, kematian korban diduga akibat bunuh diri menggunakan senjata api.

Meski demikian, polisi menegaskan bahwa penyelidikan masih terus dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kematian BAS. Termasuk menelusuri asal-usul senjata api yang digunakan korban.

Saat ini jenazah BAS telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi serta pemeriksaan lebih lanjut guna mengungkap secara pasti penyebab kematiannya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER