voice of Jakarta | Dunia hiburan Hollywood kembali menyoroti sosok Marilyn Monroe setelah sejumlah koleksi pribadi miliknya dipastikan akan dilelang kepada publik dalam sebuah acara eksklusif yang sarat nilai sejarah dan emosional.
Lelang yang digelar oleh Heritage Auctions itu menghadirkan berbagai barang bersejarah yang pernah dimiliki Monroe semasa hidupnya. Koleksi tersebut mencakup busana, perhiasan, surat pribadi, catatan tulisan tangan, hingga karya seni yang diyakini menyimpan banyak sisi tersembunyi kehidupan sang ikon Hollywood.
Pihak penyelenggara menyebut ketertarikan publik terhadap Monroe tidak pernah surut, meskipun sang aktris telah wafat puluhan tahun lalu. Popularitasnya tetap bertahan sebagai salah satu simbol budaya populer paling berpengaruh dalam sejarah industri hiburan dunia.
Direktur senior bidang Hollywood dan hiburan di Heritage Auctions, Brian Chanes, mengatakan Monroe masih memiliki tempat istimewa di hati para penggemarnya lintas generasi.
Menurutnya, pesona dan aura sang aktris terus hidup hingga kini, menjadikan setiap peninggalannya memiliki nilai emosional dan historis yang tinggi.
Marilyn Monroe lahir di Los Angeles pada 1926 dengan nama asli Norma Jeane Mortenson. Ia kemudian menjelma menjadi ikon perfilman Amerika melalui sejumlah film sukses pada era 1950-an.
Selain dikenal sebagai aktris, Monroe juga populer sebagai model, penyanyi, dan simbol seks dunia hiburan Barat. Rambut pirang khas dan penampilannya di layar lebar menjadikan dirinya figur yang sulit tergantikan dalam sejarah Hollywood.
Lelang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni mendatang, bertepatan dengan peringatan 100 tahun kelahiran Monroe. Momentum itu dinilai menjadi kesempatan langka bagi para kolektor untuk memiliki bagian dari sejarah hidup sang bintang.
Barang-barang yang dilelang berasal dari koleksi pribadi pasangan penyair Norman Rosten dan Hedda Rosten, yang dikenal sebagai sahabat dekat sekaligus orang kepercayaan Monroe semasa hidupnya.
Sejumlah dokumen yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya juga akan dibuka kepada publik melalui pelelangan ini. Dokumen tersebut disebut mengungkap sisi terdalam kehidupan Monroe yang selama ini jarang diketahui banyak orang.
Dalam beberapa catatan pribadi, Monroe dikabarkan menulis tentang hubungan asmara, ketakutan kehilangan anak akibat keguguran, hingga kegelisahan yang terus menghantui kehidupannya di tengah ketenaran dunia hiburan.
Isi tulisan itu memperlihatkan pergulatan emosional yang dialami sang aktris di balik citra glamor yang selama ini dikenal publik.
Brian Chanes menyebut dokumen tersebut sebagai penemuan penting karena belum pernah beredar sebelumnya. Ia menilai koleksi itu memberikan gambaran jauh lebih personal mengenai kehidupan Monroe dibanding berbagai arsip yang selama ini dikenal publik.
Selain itu, lelang juga menghadirkan surat-surat dari mantan suami Monroe, Arthur Miller. Surat tersebut diyakini memperlihatkan dinamika emosional dalam hubungan rumah tangga mereka yang penuh tekanan.
Tidak hanya itu, terdapat pula surat dari psikiater Monroe yang menggambarkan kondisi mental sang aktris menjelang akhir hayatnya. Dokumen tersebut menjadi salah satu bagian paling emosional dalam keseluruhan koleksi lelang.
Dalam salah satu catatan, Monroe bahkan disebut menggambar sosok manusia yang tenggelam di air. Gambar sederhana itu dianggap sebagai simbol penderitaan batin dan perjuangan kesehatan mental yang selama bertahun-tahun ia alami di tengah sorotan ketenaran dunia.
Melalui pelelangan ini, publik tidak hanya melihat sisi glamor seorang Marilyn Monroe, tetapi juga menyaksikan potongan kisah pribadi seorang perempuan yang hidup di balik gemerlap industri hiburan Hollywood.



