Donny Fattah Meninggal Dunia, Pilar Rock God Bless Tutup Usia

Deadline – Donny Fattah meninggal dunia. Bassist sekaligus pendiri band rock legendaris God Bless itu menghembuskan napas terakhir pada Sabtu, 7 Maret 2026. Kepergiannya memicu duka luas di kalangan musisi dan penggemar musik rock Indonesia.

Kabar wafatnya Donny Fattah pertama kali beredar melalui pesan singkat dari pihak keluarga. Dalam pesan tersebut, keluarga meminta doa atas kepergian sang musisi.

Innalillahi wa innalillahi raji’un, bapak saya, Donny Fattah, telah meninggalkan kita semua. Mohon doanya ya,” tulis pesan keluarga yang beredar pada Sabtu (7/3/2026).

Band God Bless kemudian mengonfirmasi kabar tersebut melalui akun media sosial resmi mereka. Dalam pernyataan itu disebutkan bahwa Donny Fattah meninggal dunia di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.

“BERITA DUKA CITA. Innalilahi wa inna ilaihi rojiun. Telah meninggal dunia DONNY FATTAH, bassist, salah seorang pendiri God Bless, saudara kami tercinta, di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta,” tulis pernyataan God Bless.

Band tersebut juga menyampaikan doa bagi almarhum serta meminta masyarakat memaafkan segala kesalahan semasa hidupnya. Unggahan itu langsung dipenuhi komentar duka dari penggemar dan musisi Tanah Air.

Donny Fattah, Nama Besar di Sejarah Rock Indonesia

Nama Donny Fattah sangat lekat dengan perjalanan panjang God Bless. Band ini dikenal sebagai salah satu pelopor musik rock di Indonesia sejak era 1970-an.

Sebagai bassist, Donny memiliki gaya permainan yang kuat dan khas. Permainan bass miliknya menjadi fondasi penting dalam karakter musik God Bless yang dikenal enerjik dan penuh semangat.

Selama puluhan tahun, Donny terlibat dalam berbagai karya penting bersama band tersebut. Lagu-lagu God Bless menjadi bagian dari sejarah musik rock nasional dan terus dikenang oleh penggemarnya.

BACA JUGA  Seulgi Red Velvet ke Bali? “Kode Keras” Wonderful Indonesia Bikin Heboh Fans

Riwayat Hidup Donny Fattah

Donny Fattah

Donny Fattah memiliki nama asli Jidon Patta Onda Gagola. Ia lahir pada 24 September 1949 dan dikenal sebagai musisi serta pencipta lagu.

Donny berasal dari keluarga berdarah Maluku Utara. Ia mulai terjun ke dunia musik sejak usia remaja.

Pada tahun 1965, ia membentuk band Harbour Beat bersama Bartje Van Houten dan Minggus Tahitoe. Tiga tahun kemudian, Donny bergabung dengan band Fancy Junior pada 1968.

Perjalanan musiknya mencapai titik penting ketika ia ikut mendirikan God Bless bersama Achmad Albar, Fuad Hassan, Yockie Surjoprajogo, dan Ludwig Lemans.

Awalnya mereka tampil dengan nama Crazy Wheels di Lemans Pub. Formasi itu kemudian berkembang menjadi God Bless yang resmi berdiri pada 5 Mei 1973 setelah tampil di panggung Taman Ismail Marzuki, Jakarta.

Bassist yang Jadi Trendsetter

Donny Fattah dikenal sebagai pemain bass yang sering melakukan improvisasi saat tampil di panggung. Teknik bermainnya dipengaruhi oleh bassist dunia seperti Stanley Clarke dan Geddy Lee dari Rush.

Ia memperkenalkan teknik funky thump yang terinspirasi dari Stanley Clarke. Teknik ini kemudian menjadi tren di kalangan bassist Indonesia dan juga dikenal di Malaysia serta Singapura.

Banyak musisi menyebut Donny sebagai salah satu pemain bass terbaik Indonesia.

Album dan Lagu Penting Bersama God Bless

Donny Fattah terlibat dalam berbagai proyek album God Bless. Band tersebut menghasilkan lima album serta dua single hit.

Beberapa lagu yang dikenal luas antara lain:

  • Semut Hitam
  • She Passed Away
  • Musisi
  • Anak Adam
  • Setan Tertawa

Lagu-lagu tersebut menjadi bagian penting dari sejarah musik rock Indonesia.

Proyek Musik di Luar God Bless

Di tengah jadwal padat God Bless pada 1974 sampai 1976, Donny membuat proyek musik bersama adiknya, Rudy Gagola. Mereka membentuk grup D&R yang merupakan singkatan dari Donny dan Rudy.

BACA JUGA  VIRAL! Gitaris Zendhy Kusuma Diduga Ambil Makanan Tanpa Bayar, Malah Tuntut Pemilik Restoran Rp1 Miliar

Album pertama mereka berjudul Bawaku Serta dirilis pada 1975 melalui label Pramaqua. Album ini sukses di pasaran dan menghasilkan lagu populer seperti Mimpi dan Datanglah Trang.

Album tersebut juga melibatkan sejumlah musisi terkenal seperti Achmad Albar, Ida Noor, Djatu Parmawati, Jockie Surjoprajogo, Keenan Nasution, serta Aries.

D&R kemudian merilis album kedua berjudul Episode pada 1978. Album ini banyak berisi lirik kritik sosial dan menggunakan berbagai efek suara yang menyesuaikan tema lagu.

Bergabung dengan Kantata dan Gong 2000

Donny Fattah

Pada 1990, Donny ikut memperkuat proyek musik Kantata yang digagas Setiawan Djody. Proyek ini menghasilkan album Kantata Takwa yang kemudian dilanjutkan dengan beberapa album lain.

Di tahun yang sama, Donny juga bergabung dengan grup Gong 2000 yang dibentuk Ian Antono. Bersama band tersebut ia ikut terlibat dalam beberapa album seperti Bara Timur, Laskar, dan Prahara.

Dalam formasi Gong 2000, Donny aktif menulis lagu seperti Basa-Basi, Mulut-Mulut, dan Penantian.

God Bless Bangkit Lagi

Pada 2002, Donny kembali mengaktifkan God Bless bersama Achmad Albar dan Ian Antono. Mereka membentuk formasi baru dengan mengajak Abadi Soesman serta dua musisi muda, Iwang Noorsaid dan Inang Noorsaid.

Formasi ini melakukan tur dari kafe ke kafe di berbagai kota. Konser tersebut dipenuhi penggemar lama dan generasi baru pecinta musik rock.

Warisan Musik Donny Fattah

Kepergian Donny Fattah meninggalkan kehilangan besar bagi industri musik Indonesia. Ia dikenal sebagai musisi yang konsisten berkarya selama puluhan tahun.

Bagi penggemar rock Indonesia, Donny Fattah bukan sekadar bassist. Ia adalah salah satu tokoh yang membantu membangun fondasi musik rock nasional.

Karya dan pengaruhnya akan terus hidup melalui lagu-lagu God Bless dan para musisi yang terinspirasi oleh perjalanan kariernya.

BACA JUGA  10 Proyektil Rudal Balistik Korea Utara Ditembakkan ke Laut Jepang, Asia Memanas

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER