Deadline – Jembatan Barelang kembali menjadi sorotan setelah seorang pria berusia 35 tahun diduga melompat ke laut dari Jembatan Lima Barelang, Kota Batam, Kepulauan Riau. Hingga kini, Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap korban yang diketahui bernama Nusyirwan.
Peristiwa ini pertama kali dilaporkan oleh pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Galang pada Senin (23/3). Kepala Kantor SAR Tanjungpinang, Fazzli, mengonfirmasi bahwa laporan langsung ditindaklanjuti dengan pengerahan tim penyelamat ke lokasi kejadian.
Kronologi kejadian bermula dari kesaksian seorang warga bernama Adi yang sedang memancing di sekitar jembatan. Ia mengaku mendengar suara dentuman keras dari arah laut. Saat diperiksa, Adi melihat seorang pria yang mengenakan pakaian hitam sudah berada di air dan terseret arus laut.
Di atas jembatan, petugas menemukan sejumlah barang bukti penting, berupa kartu SIM serta satu unit sepeda motor jenis matic yang diduga milik korban. Temuan ini memperkuat dugaan bahwa korban melompat dari atas jembatan.
Operasi pencarian dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Tim Rescue dari Pos SAR Batam diterjunkan dengan kendaraan operasional lengkap. Mereka membawa berbagai perlengkapan, termasuk rubber boat, alat deteksi bawah air aquaeye, alat komunikasi, serta peralatan evakuasi medis darurat.
Pencarian hari pertama melibatkan banyak unsur, antara lain Direktorat Polairud Polda Kepri, Satpolair Polresta Barelang, Polsek Galang, Pos TNI AL Galang, Organisasi Amatir Radio Indonesia, serta bantuan nelayan setempat.
Fazzli menegaskan bahwa proses penyisiran dilakukan secara hati-hati dengan mempertimbangkan kondisi cuaca dan arus laut di sekitar perairan Barelang yang dikenal cukup kuat.
Hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan operasi SAR akan terus dilanjutkan hingga ada perkembangan lebih lanjut.
Fokus Fakta Utama
- Korban: Nusyirwan (35 tahun)
- Lokasi: Jembatan Lima Barelang, Batam
- Status: Masih dalam pencarian
- Saksi: Mendengar dentuman, melihat korban hanyut
- Barang bukti: SIM card dan motor matic



