Deadline – TikTok hapus massal akun remaja menjadi sorotan setelah pemerintah Indonesia resmi memberlakukan aturan baru mulai Sabtu, 28 Maret 2026. Kebijakan ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas, serta aturan turunannya, Peraturan Menteri Nomor 9 Tahun 2026.
TikTok hapus massal akun remaja di bawah 16 tahun sebagai bagian dari kepatuhan terhadap regulasi tersebut. Platform video pendek ini menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan digital Indonesia dengan memperketat pengawasan terhadap pengguna usia muda.
Dalam keterangan resmi pada 28 Maret 2026, manajemen TikTok menyatakan bahwa keamanan komunitas, khususnya remaja, menjadi prioritas utama. Proses penyesuaian aturan saat ini masih berlangsung melalui konsultasi intensif dengan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).
TikTok juga menegaskan komitmennya untuk mengikuti seluruh ketentuan dalam masa transisi yang telah diatur pemerintah. Termasuk di dalamnya langkah-langkah penertiban akun pengguna di bawah usia 16 tahun berdasarkan hasil penilaian mandiri platform.
AI Canggih TikTok Awasi Manipulasi Usia
Moderasi AI TikTok kini menjadi garda terdepan dalam menindak pelanggaran. Sistem kecerdasan buatan yang digunakan mampu mendeteksi pola perilaku pengguna yang tidak sesuai dengan usia yang dilaporkan.
Langkah ini diambil untuk mencegah manipulasi data usia yang kerap dilakukan demi tetap mengakses platform.
Berdasarkan data internal TikTok:
- 99,1% konten terlarang berhasil dihapus secara proaktif sebelum dilaporkan pengguna
- Penangguhan otomatis diterapkan pada akun yang terbukti melanggar batas usia
Kebijakan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam sistem moderasi konten berbasis teknologi.
Perlindungan Ketat untuk Pengguna Remaja
Perlindungan remaja TikTok juga diperkuat melalui lebih dari 50 pengaturan keamanan dan privasi yang aktif otomatis sejak akun dibuat.
Fitur ini dirancang untuk:
- Melindungi remaja dari predator digital
- Membatasi paparan konten tidak layak
- Menjaga ruang eksplorasi kreativitas tetap aman
TikTok memastikan bahwa meski pengawasan diperketat, pengguna remaja tetap dapat belajar dan berkreasi secara sehat di dalam platform.
Ke depan, perusahaan berjanji akan terus memperbarui sistem keamanan mengikuti panduan teknis lanjutan dari pemerintah Indonesia.
“Seluruh konten dimoderasi sesuai Panduan Komunitas untuk memastikan TikTok tetap menjadi ruang inspirasi yang aman,” tulis manajemen dalam pernyataan resminya.



