Sudiskes Jakarta Barat Targetkan Temukan 11.955 Kasus TBC Sepanjang 2026

voice of Jakarta | Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat menargetkan sebanyak 11.955 kasus tuberculosis (TBC) dapat terdeteksi sepanjang 2026 sebagai bagian dari upaya percepatan eliminasi penyakit tersebut di Ibu Kota.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, mengatakan hingga 15 April 2026 tercatat sebanyak 3.027 kasus TBC telah berhasil ditemukan di wilayah Jakarta Barat.

“Target temuan tahun ini 11.955 kasus. Sementara mulai 1 Januari sampai dengan 15 April 2026, sudah ada 3.027 kasus terdeteksi,” ujar Sahruna, Selasa (12/5).

Menurutnya, jumlah temuan kasus akan terus bertambah seiring intensifikasi deteksi yang dilakukan melalui berbagai metode penjangkauan masyarakat.

Ia menjelaskan, deteksi TBC dilakukan melalui dua pendekatan utama, yakni penemuan kasus secara aktif dan pasif.

Upaya aktif dilakukan melalui skrining kesehatan di masyarakat, termasuk program Cek Kesehatan Gratis (CKG), serta keterlibatan kader TBC dalam pelacakan kasus di lapangan.

Sementara pendekatan pasif dilakukan terhadap pasien dengan gejala suspek TBC yang datang langsung ke fasilitas pelayanan kesehatan.

“Secara teknis dilakukan penegakan diagnostik secara tepat dan cepat melalui pemeriksaan dahak dan X-ray sesuai indikasi,” kata Sahruna.

Selain fokus pada penemuan kasus, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat juga memastikan proses pengobatan pasien berjalan sesuai standar mutu di seluruh fasilitas kesehatan.

Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Sudiskes Jakarta Barat, Arum Ambarsari, mengatakan pihaknya melakukan pemantauan kepatuhan minum obat bagi pasien TBC untuk memastikan keberhasilan terapi.

Tak hanya itu, pemeriksaan terhadap kontak erat pasien juga terus dilakukan guna mencegah penularan lebih luas di lingkungan keluarga maupun masyarakat.

“Dilanjutkan dengan pemberian obat pencegahan TB pada kontak erat pasien TB yang sehat agar tidak tertular TB,” ujar Arum Ambarsari.

BACA JUGA  Pemutihan Ijazah 2026 di Jakarta Timur Bantu 297 Warga Akses Pendidikan dan Kerja

Sudiskes Jakarta Barat juga menggencarkan promosi kesehatan melalui edukasi mengenai imunisasi, perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), etika batuk, serta pentingnya memanfaatkan layanan kesehatan jika mengalami gejala TBC.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menekan angka penularan sekaligus mencapai target eliminasi TBC di Jakarta pada 2030.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER