Voice of Jakarta | Dua pesawat perang elektronik Angkatan Laut Amerika Serikat dilaporkan bertabrakan di udara saat mengikuti pertunjukan udara Gunfighter Skies di Idaho, AS. Insiden dramatis tersebut terjadi di sekitar Pangkalan Angkatan Udara Mountain Home dan terekam dalam sejumlah video yang beredar di media sosial.
Dalam rekaman video, dua jet tempur EA-18G Growler terlihat terbang dalam formasi rapat pada ketinggian rendah sebelum akhirnya saling bertabrakan di udara. Benturan tersebut membuat kedua pesawat kehilangan daya angkat dan berputar spiral menuju tanah.
Beberapa detik setelah tabrakan, para pilot dan awak pesawat terlihat berhasil melontarkan diri menggunakan kursi pelontar darurat. Empat parasut berwarna cerah tampak mengembang di langit sebelum para awak mendarat dengan selamat.

“Keempat anggota awak pesawat berhasil melontarkan diri dari pesawat dan sedang diperiksa oleh petugas medis,” ujar juru bicara Angkatan Laut AS, Komandan Amelia Umayam.
Pesawat EA-18G Growler Digunakan untuk Perang Elektronik
Pesawat EA-18G Growler merupakan salah satu armada perang elektronik utama milik Angkatan Laut Amerika Serikat. Jet ini dirancang untuk melakukan gangguan radar, komunikasi, serta sistem pertahanan musuh dalam operasi tempur modern.
Hingga kini, otoritas militer AS masih melakukan penyelidikan terkait penyebab tabrakan udara tersebut. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan di area permukiman sekitar lokasi jatuhnya pesawat.
Insiden ini menjadi perhatian publik karena terjadi di depan penonton dalam sebuah atraksi udara militer yang biasanya menampilkan kemampuan manuver pesawat tempur secara presisi.



