voice of Jakarta | Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) terus menggencarkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Pemeriksaan dilakukan di ratusan Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPnHK) yang tersebar di seluruh wilayah ibu kota guna memastikan hewan yang dijual kepada masyarakat berada dalam kondisi sehat, layak, dan aman untuk dikurbankan.
Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok, mengatakan hingga 20 Mei 2026 pihaknya telah memeriksa sebanyak 41.833 ekor hewan kurban di 467 lokasi penampungan.
“Jumlah tersebut terdiri dari 17.910 ekor sapi, 80 ekor kerbau, 20.323 ekor kambing, dan 3.534 ekor domba, dengan jumlah TPnHK mencapai 467 lokasi,” ujar Hasudungan, Kamis (21/5).
Menurutnya, hasil pemeriksaan menunjukkan sebagian besar hewan kurban berada dalam kondisi sehat dan memenuhi syarat untuk diperjualbelikan menjelang Iduladha.
Meski demikian, petugas masih menemukan sejumlah hewan mengalami gangguan kesehatan ringan akibat kelelahan selama proses distribusi menuju Jakarta.
“Sebagian besar hewan dalam kondisi sehat dan apabila ada yang sakit hanya sakit ringan akibat perjalanan,” katanya.
Dinas KPKP DKI Jakarta memastikan pengawasan kesehatan hewan akan terus dilakukan secara rutin hingga hari pelaksanaan kurban untuk mengantisipasi potensi penyebaran penyakit serta menjaga kualitas hewan yang dipasarkan kepada masyarakat.
Selain pemeriksaan fisik, petugas juga melakukan pemantauan berkala terhadap kondisi kandang, kebersihan lingkungan penampungan, hingga kelengkapan dokumen kesehatan hewan dari daerah asal.
Hasudungan menegaskan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga keamanan pangan sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat yang akan melaksanakan ibadah kurban.
“Dinas KPKP DKI Jakarta juga terus melakukan pengawasan rutin dan pemeriksaan berkala untuk memastikan kesehatan hewan kurban tetap terjaga hingga hari pelaksanaan Iduladha,” tandasnya.



