voice of Jakarta | Pemerintah Kota Jakarta Pusat terus memperkuat edukasi pengelolaan sampah di tingkat masyarakat. Jumat (22/5), jajaran Pemkot Jakarta Pusat menggelar sosialisasi pembatasan pembuangan sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang bagi pengurus RT/RW, FKDM, LMK, hingga kader dasawisma se-Kecamatan Sawah Besar.
Kegiatan tersebut difokuskan pada penguatan budaya memilah sampah langsung dari sumber rumah tangga sebagai langkah mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.
Kepala Bagian Penataan Kota dan Lingkungan Hidup (PKLH) Jakarta Pusat, Martua Sitorus, mengatakan sosialisasi yang dilakukan di delapan kecamatan sejauh ini menunjukkan hasil positif dengan mulai terbentuknya kebiasaan memilah sampah di lingkungan warga.
“Sosialisasi yang digelar hari ini berfokus pada teknik pengolahan sampah di lingkungan masyarakat dan penggiatan bank sampah yang harus ada minimal satu di setiap RW,” ujar Martua.
Ia menjelaskan, pemerintah kota kini menitikberatkan edukasi pada teknik pemilahan sampah dari sumbernya agar pengelolaan sampah dapat dilakukan lebih efektif sejak tingkat rumah tangga.
Selain sosialisasi, Pemkot Jakarta Pusat juga akan melakukan pemantauan langsung ke lapangan mulai pekan depan untuk memastikan program pemilahan sampah benar-benar diterapkan di lingkungan masyarakat.
“Setelah sosialisasi kepada pengurus RT, RW, LMK, kader dasawisma dilaksanakan di setiap kecamatan, kami turun melihat langsung perkembangan pengolahan sampah dari sumber,” ungkapnya.
Menurut Martua, langkah pemantauan tersebut bertujuan mendorong masyarakat agar segera melakukan aksi nyata dalam pengelolaan sampah secara mandiri dari rumah masing-masing.
Pemkot Jakarta Pusat optimistis kombinasi antara edukasi dan pengawasan lapangan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah berbasis lingkungan.
“Kami optimistis upaya sosialisasi dilanjutkan dengan pemantauan di lapangan akan membawa dampak signifikan terhadap kesadaran warga mengolah sampah dari sumbernya,” tandasnya.



