PPKD Jakarta Selatan Gandeng Transjakarta, Peserta Data Analyst Belajar Analisis Bisnis Transportasi Publik

voice of Jakarta | Peserta pelatihan kejuruan Data Analyst angkatan pertama tahun anggaran 2026 dari Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Selatan mengikuti program penguatan kompetensi luar kelas di kantor pusat PT Transportasi Jakarta atau Transjakarta, Selasa (26/5/2026).

Kegiatan tersebut dirancang untuk mempertemukan peserta dengan tantangan bisnis nyata dalam industri transportasi publik berbasis data, sekaligus memperluas pemahaman mengenai penerapan analisis data di dunia kerja modern.

Dalam sesi pembukaan, peserta memperoleh pemaparan mengenai profil bisnis Transjakarta, mulai dari sejarah perusahaan, pengelolaan 14 koridor utama dan ratusan rute feeder, hingga tantangan operasional harian seperti keterlambatan armada, load factor, dan tingkat kepuasan pelanggan.

Paparan tersebut juga menyoroti pentingnya pengelolaan data dalam menjaga mobilitas jutaan warga Jakarta yang setiap hari bergantung pada layanan transportasi publik.

Kepala Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Selatan, Budi Karlia Setiyanto, mengatakan pembelajaran langsung di lingkungan industri menjadi bagian penting dalam membangun kompetensi peserta pelatihan.

Menurutnya, profesi data analyst tidak lagi sekadar berkaitan dengan pengolahan angka, melainkan kemampuan menghasilkan insight strategis untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.

“Kami ingin peserta memahami bahwa data analyst bukan hanya mengolah angka, tetapi juga mampu menghasilkan insight yang relevan dan memberikan rekomendasi untuk menjawab tantangan bisnis nyata,” ujar Budi.

Selain mendapatkan pemahaman mengenai operasional transportasi publik, peserta juga diajak berinteraksi langsung dengan data yang digunakan dalam sistem layanan Transjakarta.

Tim Transjakarta membagi peserta ke dalam beberapa kelompok dan memberikan dataset anonim yang berisi data tap-in dan tap-out kartu JakLingko, waktu kedatangan bus, hingga penilaian layanan pelanggan.

Melalui simulasi tersebut, peserta diminta menganalisis pola mobilitas penumpang, efektivitas layanan, serta potensi perbaikan operasional berbasis data.

BACA JUGA  Peresmian Hotel Mercure Jakarta Grogol Dorong Pariwisata dan UMKM, Gubernur Pramono Soroti Ekonomi Lokal

Program kompetensi luar kelas ini dinilai menjadi langkah penting dalam menjembatani kebutuhan industri dengan keterampilan tenaga kerja muda di bidang teknologi dan analisis data.

“Bagi peserta, kunjungan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat kemampuan analisis data sekaligus memahami kebutuhan industri secara langsung,” tandas Budi.

Kegiatan ini juga mencerminkan meningkatnya kebutuhan industri transportasi terhadap talenta data analyst yang mampu mengolah data besar menjadi rekomendasi strategis guna meningkatkan kualitas layanan publik di Jakarta.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER