VOICE OF JAKARTA | Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8) pukul 04.58.24 WIB. BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.
Guncangan kuat dirasakan di sejumlah wilayah NTT hingga Nusa Tenggara Barat dan Sulawesi Selatan. Warga di beberapa daerah berhamburan keluar rumah dan masyarakat pesisir diarahkan melakukan evakuasi setelah peringatan dini tsunami dikeluarkan.
Di Kabupaten Sikka, gempa dilaporkan menyebabkan dua orang meninggal dunia dan satu orang luka-luka. Tim gabungan Basarnas, TNI dan Polri masih melakukan evakuasi serta pendataan dampak di lapangan.
BMKG kemudian menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir. Sejumlah tsunami terukur, antara lain 0,94 meter di Maurole, Ende, dan 0,38 meter di Pelabuhan Kewapante, Sikka.
Gempa susulan juga terjadi, termasuk berkekuatan M6,2 dan M5,6. BNPB bersama BPBD terus melakukan pemutakhiran data korban dan kerusakan.
Masyarakat diminta tetap waspada, menjauhi bangunan yang rusak atau retak, serta mengikuti informasi resmi BMKG, BNPB dan pemerintah daerah.



