Abu Janda Diusir dari Acara iNews TV, Debat Panas dengan Feri Amsari Berujung Ricuh

Deadline – Abu Janda diusir dari acara iNews TV setelah perdebatan panas dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari dalam program diskusi Rakyat Bersuara. Insiden tersebut terjadi ketika pembahasan mengenai konflik geopolitik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran berubah menjadi adu argumen yang semakin memanas.

Abu Janda diusir dari acara iNews TV karena melontarkan kata-kata kasar dalam diskusi yang disiarkan secara langsung. Pemandu acara Aiman Witjaksono akhirnya mengambil keputusan tegas setelah situasi dianggap tidak lagi kondusif.

Perdebatan bermula ketika Feri Amsari menyinggung sejarah hubungan antara Palestina dan Indonesia. Ia mengingatkan bahwa Palestina termasuk pihak yang memberikan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia pada masa awal perjuangan diplomasi.

Feri menyebut dukungan itu tidak hanya berupa pengakuan politik, tetapi juga melalui tokoh-tokoh Palestina yang aktif membantu diplomasi Indonesia di Timur Tengah. Salah satu tokoh yang disebut adalah Syaikh Muhammad Amin Al Husaini, Mufti Agung Yerusalem pada masa Mandat Britania atas Palestina.

Dalam sejarahnya, Al Husaini diketahui pernah menyuarakan dukungan terhadap kemerdekaan Indonesia melalui siaran radio berbahasa Arab di Jerman pada 6 September 1944. Pernyataan tersebut muncul setelah janji kemerdekaan Indonesia yang disampaikan Perdana Menteri Jepang Koiso pada tahun yang sama.

Dukungan itu kemudian memengaruhi banyak negara di Timur Tengah untuk mengakui kemerdekaan Indonesia setelah proklamasi pada 17 Agustus 1945. Faktor solidaritas tersebut juga menjadi alasan mengapa Presiden pertama RI Soekarno menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab moral untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Namun pernyataan tersebut langsung dibantah oleh Permadi Arya alias Abu Janda. Ia menyebut klaim mengenai Palestina sebagai pihak yang pertama mengakui kemerdekaan Indonesia sebagai hoaks.

BACA JUGA  Media Dilarang Liput Kunjungan Gibran ke SMP Santo Yusup Bandung

Abu Janda bahkan melontarkan komentar keras saat menanggapi penjelasan Feri. Ia menilai narasi tentang utang sejarah Indonesia kepada Palestina tidak benar.

Pernyataan tersebut membuat suasana diskusi semakin panas. Feri Amsari kemudian membalas dengan mengatakan bahwa Abu Janda terlalu bersemangat dalam berpendapat tetapi keliru dalam memahami fakta sejarah.

Selain membahas dukungan Palestina, Feri juga menyinggung sosok Muhammad Ali Taher, seorang tokoh Palestina yang dikenal sebagai saudagar kaya dan aktivis media. Ia disebut menyumbangkan dana di Bank Arabia untuk mendukung perjuangan diplomasi Indonesia serta membantu lobi kepada Liga Arab.

Perdebatan semakin memanas ketika Abu Janda beberapa kali memotong pembicaraan dengan nada tinggi. Ia juga sempat menggunakan kata-kata kasar yang dinilai tidak pantas dalam forum publik.

Melihat situasi tersebut, Feri Amsari kemudian meminta pemandu acara Aiman Witjaksono mengambil tindakan tegas. Ia menilai forum diskusi publik tidak boleh diwarnai dengan bahasa yang kasar.

Alih-alih meredakan situasi, Abu Janda justru menyatakan siap meninggalkan forum. Ia mengatakan tidak perlu diusir karena dirinya bersedia keluar dari diskusi tersebut.

Pernyataan itu kemudian disambut oleh Feri Amsari dengan sindiran yang menyebut bahwa sikap tersebut tidak dibutuhkan dalam forum diskusi serius.

Ucapan tersebut membuat Abu Janda semakin emosi dan kembali melontarkan makian. Situasi yang semakin tidak terkendali akhirnya membuat Aiman Witjaksono meminta Abu Janda meninggalkan ruang dialog agar diskusi dapat kembali berjalan dengan tertib.

Sementara itu, pegiat media sosial Dj Donny ikut menanggapi perdebatan tersebut. Melalui akun Instagram miliknya, ia menyatakan dukungan terhadap penjelasan yang disampaikan oleh Feri Amsari terkait sejarah hubungan Palestina dan Indonesia.

Dj Donny menegaskan bahwa bangsa Palestina telah lama memiliki hubungan solidaritas dengan Indonesia. Ia juga menilai penting bagi publik untuk memahami sejarah sebelum memberikan pernyataan di ruang publik.

BACA JUGA  No Kings Meledak: 8 Juta Warga Turun ke Jalan, Trump Dikecam Massif

Insiden perdebatan panas ini pun menjadi sorotan di media sosial. Banyak warganet memperbincangkan sikap para narasumber dalam diskusi tersebut serta pentingnya menjaga etika dalam forum publik yang disiarkan secara luas.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER