Pemprov DKI Jakarta Raih Penghargaan Transaksi UMKM Terbesar di Inabuyer Expo 2026

Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan transaksi UMKM terbesar di Inabuyer B2B2G Expo 2026 dengan nilai transaksi mencapai Rp13,7 triliun sepanjang 2025.

Voice of Jakarta | Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan sebagai pemerintah provinsi dengan nilai transaksi Usaha Mikro Kecil (UMK) terbesar tahun anggaran 2025 dalam ajang Inabuyer B2B2G Expo 2026. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperluas akses pasar UMKM melalui sistem belanja dan pengadaan barang/jasa pemerintah.

Penghargaan diterima langsung oleh Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, mewakili Gubernur DKI Jakarta, di Smesco Indonesia, Selasa (5/5). https://voiceofjakarta.id/

Nilai Transaksi UMKM DKI Jakarta Capai Rp13,7 Triliun

Ratu mengatakan, penghargaan tersebut menjadi hasil kolaborasi lintas perangkat daerah, pelaku usaha, dan UMKM yang terus berkembang di tengah tantangan ekonomi nasional.

“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa keberpihakan terhadap UMKM harus diwujudkan melalui kebijakan yang memberi ruang lebih luas bagi produk lokal untuk berkembang dan masuk ke rantai pengadaan pemerintah,” ujarnya.

Sepanjang tahun 2025, nilai transaksi Pemprov DKI Jakarta tercatat mencapai Rp13,7 triliun. Angka tersebut didukung penguatan sistem pengadaan yang lebih inklusif terhadap produk UMKM lokal.

Salah satu langkah strategis yang diterapkan adalah Instruksi Gubernur Nomor 1 Tahun 2023 tentang Transaksi E-purchasing dengan Usaha Mikro dan/atau Usaha Kecil melalui Sistem E-order.

Pemprov DKI Perkuat Ekosistem UMKM Jakarta

 

Menurut Ratu, penguatan UMKM tidak hanya dilakukan melalui pengadaan pemerintah, tetapi juga mencakup pembiayaan, digitalisasi usaha, pemasaran, legalitas usaha, hingga peningkatan kualitas produk dan penguatan koperasi.

“Belanja pemerintah memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rakyat. Ketika produk UMKM digunakan dalam pengadaan pemerintah, dampaknya tidak hanya pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga penciptaan lapangan kerja dan penguatan usaha keluarga,” katanya.

BACA JUGA  Wali Kota Arifin dampingi Gubernur DKI Jakarta dalam pencanangan HUT ke 499 Kota Jakarta

Ia menambahkan, Pramono Anung menempatkan UMKM sebagai bagian penting dalam pembangunan Jakarta yang inklusif dan berkelanjutan.

“UMKM harus menjadi tuan rumah di kotanya sendiri. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta terus membuka peluang agar pelaku UMKM memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” tuturnya.

Pemprov DKI Jakarta, lanjutnya, akan terus memperkuat ekosistem UMKM sebagai fondasi ekonomi perkotaan yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER