Voice of Jakarta | Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel), Dr. Sila H. Pulungan, bersama jajaran mengikuti seminar internasional yang membahas aspek hukum dalam penanganan krisis sistemik pasar modal, Selasa (5/5/2026). Seminar yang diselenggarakan Persatuan Jaksa Indonesia (Persaja) ini mengangkat tema Legal Aspects of Managing the JCI Systemic Crisis and Its Implications for National Economic Stability, dan diikuti secara daring dari Kantor Kejati Sulsel. https://voiceofjakarta.id/
Kegiatan tersebut menghadirkan Jaksa Agung RI ST Burhanuddin sebagai keynote speaker, serta sejumlah narasumber dari berbagai institusi, termasuk Bursa Efek Indonesia (BEI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), MSCI, akademisi, hingga pegiat antikorupsi.
Dalam sambutannya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat pasar modal melalui kebijakan strategis, seperti peningkatan batas free float hingga 15 persen, transparansi Ultimate Beneficial Owner (UBO), serta pengungkapan kepemilikan saham di atas 1 persen.
Ia juga menekankan pentingnya peran Kejaksaan dalam menjaga integritas pasar modal dari praktik ilegal.
“Kejaksaan bertugas memastikan pasar modal tidak dikotori praktik manipulasi saham, insider trading, dan pencucian uang melalui penguatan kapasitas serta sinergi lintas lembaga,” ujarnya.
Sementara itu, Jaksa Agung ST Burhanuddin menyoroti tantangan penegakan hukum di sektor ekonomi yang semakin kompleks, terutama dalam menghadapi kejahatan kerah putih (white-collar crime).
Menurutnya, praktik manipulasi di sektor ekonomi dapat berdampak luas terhadap stabilitas nasional dan kepercayaan publik.
Sebagai langkah solusi, Kejaksaan mendorong optimalisasi mekanisme denda damai sesuai regulasi, guna mendukung pemulihan fiskal negara tanpa mengganggu stabilitas ekonomi secara makro.
Partisipasi Kejati Sulsel dalam forum ini dinilai penting untuk menyelaraskan kebijakan penegakan hukum di daerah dengan arah kebijakan nasional.
Kepala Kejati Sulsel, Sila H. Pulungan, menegaskan bahwa integritas jaksa menjadi kunci dalam menciptakan kepastian hukum bagi pelaku ekonomi dan masyarakat.
Melalui forum internasional ini, Kejaksaan diharapkan semakin siap menghadapi dinamika kejahatan ekonomi modern, sekaligus memperkuat peran dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. https://kejati-dkijakarta.kejaksaan.go.id/conference/news/11882/read



