Pemkot Jakarta Selatan dan KADIN Perkuat Kolaborasi Hadapi Tantangan Ekonomi Global

VOICE OF JAKARTA | Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengajak Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Jakarta Selatan memperkuat sinergi dalam merumuskan langkah strategis untuk menjaga pertumbuhan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global dan nasional.

Ajakan tersebut disampaikan Wali Kota Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, saat membuka Rapat Pimpinan Kota (Rapimkota) V KADIN Jakarta Selatan Tahun 2026 yang digelar di kawasan Jalan TB Simatupang, Cilandak, Selasa (4/8).

Menurut Syafrin, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, masyarakat, dan media menjadi fondasi penting untuk menciptakan iklim investasi dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Tanpa keberadaan KADIN, Jakarta Selatan tidak akan tumbuh dan berkembang seperti saat ini. Wilayah kita memiliki potensi ekonomi yang sangat besar, mulai dari pertumbuhan UMKM, pusat perdagangan, hingga ekonomi digital,” ujar Syafrin.

Kolaborasi Lintas Sektor Dinilai Semakin Penting

Syafrin mengatakan, tantangan ekonomi yang dihadapi pelaku usaha saat ini membutuhkan pendekatan yang lebih kolaboratif. Ia menilai pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga daya saing ekonomi daerah.

Ia mengungkapkan salah satu tantangan yang menjadi perhatian adalah penurunan jumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Jakarta Selatan. Berdasarkan data yang disampaikannya, jumlah UMKM aktif menurun dari sekitar 4.000 unit usaha menjadi 1.800 unit usaha.

Selain itu, peningkatan literasi digital dan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga dinilai menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani bersama.

Blok M Hub Disiapkan Jadi Motor Ekonomi Baru

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemkot Jakarta Selatan terus mengembangkan berbagai ruang ekonomi baru, termasuk penataan kawasan Blok M Hub dan Taman Mahakam sebagai bagian dari penguatan kawasan ekonomi kreatif yang melengkapi keberadaan M Bloc Space dan Blok M Plaza.

BACA JUGA  Pemkot Jakarta Selatan dan Seskoal Basmi 547 Kg Ikan Sapu-sapu di Setu Babakan untuk Jaga Ekosistem

“Kami harap potensi ini disinergikan. Mari jadikan momentum ini untuk melangkah menuju kota yang global dan berbudaya,” kata Syafrin.

Pemerintah berharap pengembangan kawasan tersebut dapat memperluas aktivitas ekonomi kreatif, meningkatkan kunjungan masyarakat, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM dan sektor jasa.

KADIN Siapkan Program Strategis

Ketua KADIN Jakarta Selatan, Akhmad Lafranta Siregar, mengatakan organisasinya berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, berbagai program yang dijalankan KADIN selama ini telah diselaraskan dengan agenda pembangunan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, termasuk pemberdayaan UMKM, program sosial seperti penanganan stunting, hingga kegiatan kebudayaan.

“Program-program pemerintah provinsi selalu selaras dengan kami, mulai dari pemberdayaan UMKM, program sosial penanganan stunting, hingga kegiatan kebudayaan,” ujarnya.

Melalui Rapimkota V Tahun 2026, KADIN Jakarta Selatan juga berupaya menyusun program kerja yang mampu memberikan solusi bagi pelaku usaha dalam menghadapi perlambatan pasar serta dampak dinamika geopolitik global terhadap dunia usaha.

“Tentunya kami menyambut baik komitmen Pemkot Jakarta Selatan dalam membuka ruang untuk perkembangan dan memajukan UMKM,” kata Lafranta.

Rapimkota V KADIN Jakarta Selatan menjadi forum konsolidasi antara pemerintah daerah dan kalangan dunia usaha untuk memperkuat koordinasi menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat daya saing Jakarta Selatan sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi, perdagangan, dan ekonomi kreatif di ibu kota.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER