voice of jakarata | Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara meluncurkan Pengembangan Portal Website Terintegrasi, Kamis (6/8), sebagai upaya memperkuat layanan informasi publik berbasis digital sekaligus mendukung penilaian Keterbukaan Informasi Publik (KIP).
Portal ini menggabungkan 79 microsite milik perangkat daerah ke dalam satu portal utama, dilengkapi dashboard berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) untuk mempermudah pengelolaan konten.
Sekretaris Kota (Sekko) Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi, menjelaskan bahwa pengembangan portal ini merupakan penyempurnaan dari sistem yang telah ada sebelumnya, dengan tambahan dashboard yang lebih canggih. Peluncuran ini juga bertepatan dengan tahapan penilaian Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) yang tengah berlangsung.
“Bulan ini kita sudah masuk tahapan penilaian PPID. Ini adalah pengembangan dari sistem yang sudah ada, ditambah dashboard yang lebih canggih sehingga pengelolaan informasi menjadi lebih baik,” ujar Iyan, Kamis (6/8).
Iyan menambahkan, portal terintegrasi ini dapat dimanfaatkan sebagai salah satu output pelaksanaan kegiatan perangkat daerah. Menurutnya, setiap kelurahan maupun Unit Kerja Perangkat Daerah (UKPD) memiliki aktivitas yang perlu dipublikasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja kepada masyarakat.
“Semua kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat perlu dipublikasikan,” katanya.
Iyan menekankan pentingnya pembaruan data secara rutin, mengingat informasi di portal berpotensi diakses oleh berbagai kalangan, termasuk generasi muda. Untuk menjaga kualitas informasi, Pemkot Jakarta Utara akan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) setiap minggu terhadap pengisian konten pada portal tersebut.
“Bisa jadi yang memanfaatkan data-data di website ini adalah anak-anak kita. Informasi ini sangat bermanfaat bagi banyak orang. Karena itu saya mohon pastikan data yang ditampilkan selalu terbarukan,” tegasnya.
Kepala Suku Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Kominfotik) Jakarta Utara, R. Fauzi, menjelaskan bahwa portal baru ini mengintegrasikan 79 microsite perangkat daerah ke dalam portal utama Jakarta Utara.
“Kita terus berinovasi. Ada 79 microsite yang terintegrasi dalam portal Jakarta Utara. Integrasi seperti ini belum ada di wilayah lain dan mudah-mudahan menjadi nilai tambah dalam penilaian KIP,” ungkapnya.
Fauzi menyebutkan, portal ini dilengkapi fitur AI pada dashboard Content Management System (CMS) untuk membantu proses pengelolaan konten. Meski begitu, ia mengingatkan agar hasil pengolahan AI tetap diperiksa dan direvisi guna menghindari kesalahan data.
“Sistem terus dipantau setiap hari agar informasi yang disajikan tetap aman dan terpercaya,” tutur Fauzi.
Fauzi berharap, dengan hadirnya portal website terintegrasi ini, penyebaran informasi publik dapat berlangsung lebih cepat, akurat, aman, dan mudah diakses masyarakat sebagai wujud pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
“Kami terus lakukan perubahan dan penyempurnaan secara berkala agar portal ini semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tandasnya.



