VOICE OF JAKARTA | Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung secara resmi menutup penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Piala Gubernur DKI Jakarta Tingkat Provinsi Tahun 2026 di Balai Agung, Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (6/8). Penutupan ajang tersebut menandai berakhirnya kompetisi yang tidak hanya menjadi wadah pencarian qari dan qariah terbaik, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat syiar Islam dan membentuk karakter generasi muda yang mencintai Al-Qur’an.
Dalam sambutannya, Pramono mengatakan penyelenggaraan MTQ kini dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tingkat provinsi. Sistem tersebut dinilai berhasil membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam membaca dan memahami Al-Qur’an.
“Ini menimbulkan semangat yang luar biasa bagi anak-anak kita yang ingin belajar Al-Qur’an, membaca Al-Qur’an, dan saya mendapatkan laporan bakat-bakat yang luar biasa yang muncul,” ujar Pramono.
Menurutnya, pola seleksi berjenjang tidak hanya memperluas partisipasi masyarakat, tetapi juga menghasilkan bibit-bibit unggul yang dipersiapkan untuk mewakili Jakarta pada kompetisi tingkat nasional.
Selain menjadi ajang kompetisi, MTQ juga dipandang sebagai sarana memperkuat nilai-nilai keagamaan sekaligus membangun karakter generasi muda yang berakhlak dan mencintai Al-Qur’an.
Pramono berharap para peserta terbaik hasil MTQ tahun ini mampu membawa nama baik Jakarta dan meraih gelar juara umum pada MTQ Nasional ke-32 Tahun 2027.
Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga mengungkapkan gagasan baru menjelang peringatan 500 tahun Kota Jakarta. Ia mengusulkan pencetakan sekitar 1.000 mushaf Al-Qur’an yang akan dibagikan kepada masyarakat sebagai bagian dari gerakan meningkatkan literasi Al-Qur’an.
Sebanyak 500 mushaf direncanakan diberikan kepada masyarakat yang telah terbiasa mengkhatamkan Al-Qur’an, sementara 500 mushaf lainnya diperuntukkan bagi masyarakat yang masih belajar membaca Al-Qur’an dari tahap dasar.
“Jadi yang 500 memang betul-betul sudah terbiasa untuk mengkhatamkan Al-Qur’an, yang 500 mungkin orang yang baru masih belajar alif, ba, ta, tsa, jim dan sebagainya, baru dimulai dari situ,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen menghadirkan suasana ibu kota yang lebih teduh melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan keagamaan yang mampu mempererat kehidupan sosial masyarakat.
MTQ Piala Gubernur DKI Jakarta Tahun 2026 sendiri berlangsung sejak 29 Juli hingga 4 Agustus 2026. Kompetisi ini menjadi ajang seleksi kader potensial dari berbagai cabang dan golongan yang nantinya akan dibina secara intensif melalui program training center sebagai persiapan menghadapi MTQ Nasional ke-32 Tahun 2027.
Pada penyelenggaraan tahun ini, Kota Administrasi Jakarta Selatan berhasil keluar sebagai juara umum, sekaligus menjadi penyumbang peserta terbanyak yang akan memperkuat kontingen DKI Jakarta di tingkat nasional.



