Rano Karno Ajak Warga Saksikan Film Buya Hamka Vol.3, Soroti Pentingnya Film Tokoh Bangsa

VOICE OF JAKARTA | Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengajak masyarakat menyaksikan Film Buya Hamka Vol.3, yang menurutnya menghadirkan kisah inspiratif penuh nilai kehidupan, keteladanan, dan semangat kebangsaan. Ajakan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan nonton bareng di Djakarta Theater XXI, Jalan MH Thamrin, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (6/8).

Menurut Rano, film yang mengangkat perjalanan hidup ulama, sastrawan, dan tokoh nasional Buya Hamka layak menjadi tontonan masyarakat karena menyampaikan pesan moral yang relevan bagi berbagai kalangan, terutama generasi muda.

“Saya mengajak masyarakat untuk nonton film Buya Hamka, karena film ini pantas untuk ditonton. Ayo, kita saksikan sebuah tokoh yang memang menjadi idola kita,” ujar Rano.

Rano mengaku prihatin melihat perkembangan industri perfilman nasional yang belakangan dinilainya semakin jarang mengangkat kisah tokoh-tokoh bangsa yang memiliki kontribusi besar terhadap perjalanan sejarah Indonesia.

Menurutnya, kondisi tersebut membuat sebagian generasi muda mulai kehilangan kesempatan mengenal sosok-sosok inspiratif yang pernah memberikan pengaruh besar bagi bangsa.

Karena itu, meskipun Film Buya Hamka Vol.3 belum resmi tayang di bioskop maupun menggelar pemutaran perdana (premiere), ia menyatakan kesiapannya untuk turut mengampanyekan film tersebut kepada masyarakat.

Sebagai bentuk dukungan, Rano mengajak komunitas Ikatan Keluarga Minang dan Ikatan Keluarga Bonjol untuk mengikuti kegiatan nonton bareng bersama para pemeran utama film, yakni Vino G. Bastian dan Dessy Ratnasari.

Ia berharap film tersebut tidak hanya memperkenalkan kembali sosok Buya Hamka kepada masyarakat luas, tetapi juga memperkuat rasa cinta terhadap bangsa, sejarah, dan daerah asal.

“Mudah-mudahan film ini bisa menambah kecintaan kita, satu kepada bangsa dan kedua kepada kampung kita,” tandas Rano.

Melalui dukungan terhadap film bertema tokoh nasional, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berharap karya perfilman Indonesia terus menghadirkan cerita yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mampu menjadi media edukasi, memperkuat karakter generasi muda, serta menumbuhkan semangat nasionalisme.

BACA JUGA  Sutradara Senior Imam Tantowi Tutup Usia, Tinggalkan Warisan Besar bagi Perfilman Indonesia

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER