Reshuffle Kabinet Prabowo Hari Ini Sejumlah Menteri Berganti Sugiono Jadi Menko PMK

Voice Of Jakarta | Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan Kabinet Merah Putih. Sejumlah menteri, wakil menteri dan pejabat tinggi negara dilantik di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Perombakan kali ini menjadi reshuffle ketujuh sejak Prabowo menjabat sebagai Presiden pada Oktober 2024.

Sejumlah posisi strategis mengalami perubahan, termasuk Kementerian Koordinator, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perindustrian hingga pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sugiono Beralih dari Menlu ke Menko PMK

Salah satu perubahan penting adalah perpindahan Sugiono dari posisi Menteri Luar Negeri menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).

Sugiono menggantikan Pratikno yang sebelumnya menduduki posisi tersebut. Pelantikan dilakukan Presiden Prabowo di Istana Negara pada Kamis siang.

Sementara posisi Menteri Luar Negeri kini ditempati Arrmanatha Nasir, diplomat karier yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Luar Negeri dan perwakilan tetap Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa.

pergantian tersebut menempatkan seorang diplomat karier di kursi Menteri Luar Negeri, sementara Sugiono dipindahkan ke posisi koordinator bidang pembangunan manusia dan kebudayaan.

Bahlil Masuk Kementerian Koordinator

Perubahan juga terjadi pada struktur kementerian koordinator.

Bahlil Lahadalia dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi. Posisi ini menempatkan agenda hilirisasi dan energi dalam koordinasi kementerian yang lebih luas.

Selain itu, Dudung Abdurachman dilantik sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.

Perubahan di tingkat kementerian koordinator menjadi bagian dari penataan ulang struktur pemerintahan dalam reshuffle kali ini.

Sarmuji Jadi Menteri Perindustrian

Di kementerian teknis, Muhammad Sarmuji dilantik sebagai Menteri Perindustrian menggantikan Agus Gumiwang Kartasasmita.

Sebelum menduduki jabatan tersebut, Sarmuji merupakan Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar sekaligus Ketua Fraksi Partai Golkar di DPR.

BACA JUGA  Dana Desa Dipangkas 80 Persen untuk KDMP, Pembangunan Desa Terancam Lumpuh

Pergantian ini menambah daftar perubahan pada kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran yang berlangsung sejak 2024.

Pergantian Kapolri

Selain jajaran kementerian, perubahan besar juga terjadi di tubuh Polri.

Komjen Pol. Suyudi Ario Seto resmi dilantik sebagai Kapolri menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Listyo Sigit kemudian dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP).

Pelantikan Suyudi dilakukan dalam rangkaian acara yang sama di Istana Negara.

Sejumlah Pejabat Lain Ikut Dilantik

Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat lainnya, termasuk:

  1. Arrmanatha Nasir — Menteri Luar Negeri
  2. Sugiono — Menko PMK
  3. Dudung Abdurachman — Menko Politik dan Keamanan
  4. Bahlil Lahadalia — Menko Hilirisasi dan Transisi Energi
  5. Muhammad Sarmuji — Menteri Perindustrian
  6. Listyo Sigit Prabowo — Kepala Staf Kepresidenan
  7. Suyudi Ario Seto — Kapolri
  8. Dedy Prasetyo — Kepala Badan Reformasi Agraria Nasional

Presiden juga melantik beberapa wakil menteri, antara lain Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, serta Nurkolisoh Ibnu Aman dan Luky Afirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.

Perombakan kabinet 1 Oktober 2026 menjadi bagian dari rangkaian perubahan susunan pemerintahan selama masa jabatan Presiden Prabowo.

Menurut catatan pemberitaan terkini, reshuffle kali ini merupakan yang ketujuh sejak Prabowo-Gibran mulai menjalankan pemerintahan pada Oktober 2024.

Sekretariat Kabinet mencatat Kabinet Merah Putih memiliki 49 kementerian dengan masa bakti 21 Oktober 2024 hingga 20 Oktober 2029.

Dengan pelantikan hari ini, perhatian berikutnya akan tertuju pada bagaimana para pejabat baru menjalankan mandat di kementerian dan lembaga masing-masing, termasuk kesinambungan kebijakan luar negeri, pembangunan manusia, hilirisasi, industri dan keamanan nasional.

Perubahan susunan kabinet tersebut secara resmi mulai berlaku setelah pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Presiden.

BACA JUGA  MBG Disorot! 1.030 Dapur Disuspend, Prabowo Kritik Budaya Laporan Tidak Jujur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER