Voice of jakarta – Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Selatan memastikan pelican crossing di Jalan Kapten Tendean, Kecamatan Mampang Prapatan, telah resmi beroperasi sebagai fasilitas penyeberangan sementara menggantikan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) yang tengah dalam proses pembangunan.
Fasilitas tersebut mulai dapat dimanfaatkan masyarakat sejak Selasa (28/7/2026) dan diharapkan menjadi solusi sementara untuk menjaga keselamatan pejalan kaki di salah satu koridor lalu lintas paling padat di ibu kota.
Kepala Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan, Bernad Octavianus Pasaribu, menjelaskan bahwa sejumlah pekerjaan pendukung telah diselesaikan, termasuk pemasangan zebra cross serta penataan median trotoar agar akses penyeberangan menjadi lebih aman dan nyaman.
“Kalau untuk median tengah trotoar itu sudah dipasang paving, nanti malam lanjut perapian kembali,” ujar Bernad, Kamis (30/7).
Dilengkapi APILL untuk Tingkatkan Keselamatan
Selain zebra cross, pelican crossing tersebut juga dilengkapi Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL) yang berfungsi mengatur waktu penyeberangan pejalan kaki sekaligus mengendalikan arus kendaraan.
Keberadaan sistem ini diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan dengan memberikan prioritas kepada pejalan kaki saat menyeberang.
Untuk mendukung masa transisi, Sudinhub Jakarta Selatan juga menempatkan sejumlah petugas di lokasi guna memberikan sosialisasi kepada masyarakat maupun pengendara mengenai penggunaan fasilitas baru tersebut.
“Anggota kita juga ditempatkan di lokasi untuk membantu membiasakan kendaraan yang melintas agar memperhatikan adanya pelican crossing baru,” kata Bernad.
Solusi Sementara Hingga JPO Rampung
Menurut Bernad, pelican crossing dirancang sebagai solusi sementara agar aktivitas masyarakat tetap berjalan lancar selama pembangunan JPO berlangsung.
Ia berharap fasilitas tersebut dimanfaatkan secara optimal sekaligus dijaga bersama agar tetap berfungsi dengan baik.
“Pelican crossing baru ini diharapkan benar-benar menunjang aktivitas penyeberangan warga di kawasan Tendean hingga JPO pengganti selesai dibangun,” ujarnya.
Pemerintah juga mengimbau seluruh pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan memberikan prioritas kepada pejalan kaki demi menciptakan keselamatan bersama.
Warga Sambut Positif Fasilitas Baru
Keberadaan pelican crossing mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang warga sekitar, Oki, mengaku fasilitas tersebut sangat membantu mobilitas harian karena arus kendaraan di Jalan Kapten Tendean dikenal padat, terutama pada jam sibuk.
Ia berharap kehadiran petugas tetap dipertahankan pada pagi dan sore hari agar proses penyeberangan berlangsung lebih tertib hingga pembangunan JPO selesai.
“Senang adanya pelican crossing. Harapannya setiap pagi atau jam sibuk ada petugas biar menyeberangnya lancar, sebelum ada jembatan lagi,” kata Oki.
Beroperasinya pelican crossing ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menjaga aksesibilitas dan keselamatan pejalan kaki, sekaligus memastikan mobilitas masyarakat tetap berjalan meski infrastruktur penyeberangan permanen masih dalam tahap pembangunan.



