Kecelakaan KA di Bekasi, Wali Kota Pastikan Hak Korban dan Perketat Pengamanan Perlintasan

Voice of Jakarta | Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menghadiri doa bersama bagi korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di kawasan Stasiun Bekasi Timur. Kegiatan ini menjadi bentuk penghormatan sekaligus refleksi atas insiden tragis yang menimbulkan korban jiwa dan luka-luka.

Tri menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan dan haknya secara layak.

“Pemerintah memastikan seluruh korban mendapatkan haknya, baik santunan bagi ahli waris maupun penanganan maksimal bagi korban yang sedang dirawat,” ujarnya. https://voiceofjakarta.id/

Dukungan Pemerintah dan Solidaritas Nasional, Ia juga mengapresiasi perhatian pemerintah pusat, mulai dari Presiden hingga jajaran kementerian dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, yang turut memberikan dukungan bagi para korban.

Menurutnya, respons cepat lintas pemerintah menjadi bentuk solidaritas kemanusiaan dalam menghadapi musibah tersebut.

Perlintasan Diperketat, Sistem Akan Dimodernisasi, Sebagai langkah pencegahan, Pemerintah Kota Bekasi memperketat penjagaan di sejumlah perlintasan sebidang, khususnya di wilayah Bulak Kapal dan Ampera. Pengawasan dilakukan oleh Dinas Perhubungan dan Satpol PP secara berkelanjutan.

Tri menegaskan bahwa sistem pengamanan perlintasan harus segera beralih dari manual ke sistem elektrikal guna meningkatkan standar keselamatan.

“Penjagaan pintu kereta tidak bisa sembarangan, harus ada kompetensi. Kami akan mengusulkan pelatihan bagi petugas agar lebih profesional,” katanya.

Penutupan Perlintasan Ilegal dan Rencana Flyover, Selain itu, Pemkot Bekasi berencana menutup sejumlah perlintasan kereta ilegal, termasuk di wilayah Kranji, guna mengurangi risiko kecelakaan.

“Lebih baik memutar sedikit daripada menghadapi risiko kecelakaan yang bisa merenggut nyawa,” tegas Tri.

Untuk solusi jangka panjang, pembangunan flyover di kawasan Bulak Kapal menjadi prioritas. Rencana tersebut tengah dibahas bersama pemerintah pusat, termasuk terkait pembebasan lahan yang ditargetkan rampung dalam waktu dekat.

BACA JUGA  Heboh! Pengadaan Meja Biliar Senilai Rp486,9 Juta di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumsel

Tri berharap berbagai langkah yang diambil dapat meningkatkan keselamatan transportasi di Kota Bekasi dan mencegah kejadian serupa di masa mendatang. “Ini adalah ikhtiar bersama agar ke depan tidak ada lagi kecelakaan serupa,” tutupnya. https://bekasikota.go.id/detail/wali-kota-bekasi-hadiri-doa-bersama-korban-kecelakaan-ka-di-stasiun-bekasi-timur

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER