SERANG – voice of Jakarta Pemerintah Provinsi Banten terus memperkuat promosi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui berbagai kegiatan budaya. Salah satunya melalui Parade Wastra Banten yang menjadi bagian dari rangkaian Exciting Banten Festival di Plaza Aspirasi KP3B, Curug, Kota Serang, Minggu (21/6/2026).
Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, menilai kegiatan tersebut memiliki peran strategis dalam memperkenalkan kekayaan budaya daerah sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Menurutnya, momentum menjelang musim liburan sekolah menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan promosi destinasi wisata dan produk budaya lokal kepada masyarakat.
“Saya harapkan kegiatan-kegiatan ini bisa membangkitkan semangat pariwisata Provinsi Banten, apalagi dalam menghadapi situasi musim liburan,” ujar Tinawati.
Pariwisata dan Budaya Jadi Daya Tarik Utama
Tinawati mengatakan Parade Wastra Banten tidak hanya menjadi ajang menampilkan kekayaan kain tradisional dan budaya lokal, tetapi juga menjadi sarana promosi yang efektif untuk memperkenalkan berbagai potensi wisata yang dimiliki Provinsi Banten.
Beragam agenda dalam Exciting Banten Festival dikemas sebagai ruang interaksi antara masyarakat, pelaku usaha kreatif, dan sektor pariwisata. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap minat wisatawan untuk berkunjung ke Banten dapat terus meningkat.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung kampanye wisata daerah melalui gerakan “Ayo Wisata ke Banten Aja” yang selama ini terus digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Banten.
“Ajakan dari Dinas Pariwisata terkait Ayo Wisata ke Banten Aja harus terus kita canangkan dan gaungkan supaya nilai-nilai budaya lokal, khususnya di Provinsi Banten, terus terangkat,” katanya.
Kampanye tersebut menjadi bagian dari strategi promosi yang bertujuan meningkatkan kunjungan wisatawan domestik sekaligus memperkuat identitas budaya daerah.
Pelaku Ekonomi Kreatif Tunjukkan Potensi Besar
Selain sektor pariwisata, kegiatan tersebut juga menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memperkenalkan karya dan produk unggulan mereka kepada masyarakat.
Tinawati mengaku melihat langsung perkembangan berbagai subsektor ekonomi kreatif yang mulai tumbuh dan berkembang di Banten, mulai dari kerajinan tangan, fesyen berbasis budaya lokal, hingga karya para desainer daerah.
“Tadi saya juga sudah melihat ada beberapa ekonomi kreatif yang akhirnya muncul dan berkembang. Ada para pelaku usaha, pengrajin, hingga para desainer,” ujarnya.
Menurutnya, kehadiran pelaku ekonomi kreatif dalam kegiatan budaya seperti Parade Wastra Banten menjadi bukti bahwa kreativitas masyarakat dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan.
Sinergi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Perlu Diperkuat
Tinawati menegaskan bahwa sektor pariwisata dan ekonomi kreatif memiliki hubungan yang sangat erat. Produk-produk kreatif berbasis budaya lokal dapat menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke suatu daerah.
Sebaliknya, meningkatnya kunjungan wisatawan juga akan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha kreatif.
Karena itu, ia mendorong agar kegiatan serupa terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai ruang promosi budaya sekaligus sarana pengembangan usaha masyarakat.
“Mudah-mudahan kegiatan-kegiatan semacam ini bisa terus berlangsung di Provinsi Banten dan berkelanjutan,” katanya.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berbasis Budaya
Parade Wastra Banten dalam Exciting Banten Festival menjadi salah satu upaya Pemerintah Provinsi Banten untuk mengembangkan ekonomi berbasis budaya dan kreativitas masyarakat.
Dengan memadukan promosi pariwisata, pelestarian budaya, dan penguatan ekonomi kreatif, Banten berupaya menciptakan ekosistem yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat daya saing daerah di sektor pariwisata nasional.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua BKOW Provinsi Banten Irna Narulita, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Banten Mira Deden, para Ketua Dekranasda kabupaten dan kota se-Banten, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Eli Susiyanti, serta sejumlah tamu undangan lainnya.



