Jakarta Selatan Perkuat Budaya K3 Ali Murthadho: Lingkungan Kerja Aman Tingkatkan Produktivitas

Voice of Jakarta – Pemerintah Kota (Pemkot) Administrasi Jakarta Selatan menegaskan pentingnya penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai fondasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif. Komitmen tersebut disampaikan dalam Puncak Peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional (K3N) 2026 yang berlangsung di Ruang Dirgantara, Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Kamis (30/7/2026).

Acara dibuka oleh Wakil Wali Kota Jakarta Selatan, Ali Murthadho, dan dihadiri oleh unsur pemerintah, pelaku usaha, serta berbagai pemangku kepentingan yang bergerak di bidang kesehatan dan keselamatan kerja.

Dalam sambutannya, Ali menekankan bahwa penerapan K3 bukan sekadar memenuhi kewajiban regulasi, tetapi merupakan investasi jangka panjang bagi keberlangsungan perusahaan dan kesejahteraan pekerja.

“Keselamatan dan Kesehatan Kerja hadir untuk membebaskan pekerja dari insiden dan kecelakaan kerja sehingga mereka dapat bekerja dengan aman dan nyaman,” ujar Ali Murthadho.

Lingkungan Kerja Aman Menjadi Tanggung Jawab Bersama

Ali meminta seluruh perusahaan dan pengelola perkantoran di Jakarta Selatan untuk memastikan setiap pekerja memperoleh perlindungan yang memadai melalui penerapan standar K3 secara konsisten.

Menurutnya, lingkungan kerja yang aman akan mengurangi risiko kecelakaan, cedera, maupun gangguan kesehatan akibat pekerjaan sehingga produktivitas tenaga kerja dapat terus meningkat.

“Perusahaan harus memastikan bahwa setiap pekerja memiliki lingkungan kerja yang aman dan sehat serta bebas dari bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan kerja, cedera, atau kerusakan kesehatan,” katanya.

Ia menambahkan bahwa budaya keselamatan kerja harus menjadi bagian dari sistem manajemen perusahaan, bukan hanya diterapkan saat dilakukan pengawasan atau inspeksi.

Bangun Kesadaran Kolektif tentang K3

Sementara itu, Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, Debi Intan Suri, menjelaskan bahwa peringatan Bulan K3 Nasional tahun ini mengangkat tema “Sehat Jiwa, Aman Bekerja, Aktif Berkarya”.

BACA JUGA  Pramono Resmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru dan Dua Embung di Jaksel

Tema tersebut bertujuan mengajak seluruh unsur masyarakat, dunia usaha, dan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya keselamatan dan kesehatan kerja sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas.

Menurut Debi, kolaborasi seluruh pihak sangat diperlukan agar penerapan K3 tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi juga menjadi budaya kerja yang tumbuh secara mandiri di setiap lingkungan kerja.

“Kami berharap seluruh lapisan masyarakat, industri, dan pihak terkait lainnya dapat berperan aktif dalam meningkatkan penerapan K3 sehingga tercipta pelaksanaan K3 secara mandiri dan mendukung arah kebijakan pemerintah,” ujarnya.

Targetkan Tempat Kerja Bebas Kecelakaan

Pemkot Jakarta Selatan berharap momentum Bulan K3 Nasional mampu memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam menciptakan tempat kerja yang lebih aman, nyaman, dan sehat.

Melalui penerapan K3 yang konsisten, pemerintah optimistis target zero accident atau kecelakaan kerja nihil dapat diwujudkan, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas nasional dan daya saing dunia usaha.

“Harapannya akan tercipta tempat kerja yang aman, nyaman, sehat menuju kecelakaan nihil guna peningkatan produktivitas nasional,” tutup Debi.

Peringatan Bulan K3 Nasional di Jakarta Selatan menjadi pengingat bahwa perlindungan terhadap pekerja merupakan bagian penting dari pembangunan ekonomi yang berkelanjutan, di mana keselamatan kerja berjalan seiring dengan peningkatan produktivitas dan kualitas hidup tenaga kerja.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER