Bekasi Luncurkan Ducting Kabel Bawah Tanah Wali Kota Tekankan Penataan Utilitas Terintegrasi

Voice of Jakarta|Pemerintah Kota Bekasi mulai melakukan penataan utilitas kota melalui peluncuran ducting pertama sebagai jalur terpadu jaringan kabel bawah tanah. Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis untuk menciptakan tata kota yang lebih rapi, aman, dan terintegrasi.

Peluncuran proyek ducting yang digarap oleh Mitra Patriot ini dilakukan di kawasan Taman Cut Mutia. Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menegaskan bahwa proyek tersebut harus berkelanjutan dan tidak berhenti di satu titik saja. “Ducting ini sudah mulai berjalan, jangan sampai redup di tengah jalan. Harus menyasar seluruh wilayah Kota Bekasi,” ujarnya. https://voiceofjakarta.id/

Atasi Kabel Semrawut dan Galian Liar, Tri menekankan pentingnya koordinasi antar pemangku kepentingan agar penataan utilitas berjalan optimal. Ia mengingatkan bahwa setiap pekerjaan galian harus terintegrasi dan memiliki izin resmi.

Menurutnya, masih ditemukan sejumlah pekerjaan galian tanpa izin di beberapa wilayah, seperti Pondok Gede dan Jatiasih, yang dilaporkan masyarakat melalui media sosial. “Pekerjaan seperti ini tidak boleh dilakukan sembarangan. Harus resmi dan berkolaborasi dengan pemerintah,” tegasnya.

Libatkan Masyarakat dalam Pengawasan,Pemkot Bekasi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam proses perencanaan hingga pengawasan proyek infrastruktur. Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta RT dan RW dinilai penting dalam memperkuat kontrol sosial.

“Pengawasan tidak hanya dari pemerintah, tetapi juga masyarakat agar pekerjaan sesuai kebutuhan dan tidak merusak lingkungan,” kata Tri.

Integrasi Infrastruktur dan Efisiensi Pekerjaan,Selain itu, Tri meminta seluruh pihak, termasuk PDAM dan sektor swasta, untuk terhubung dalam setiap proyek utilitas. Ia menegaskan bahwa pekerjaan galian pipa dan kabel harus terintegrasi dengan sistem ducting serta berkoordinasi dengan dinas terkait.

“Jangan sampai jalan sudah digali lalu ditinggalkan begitu saja hingga merusak infrastruktur,” ujarnya. Dengan sistem terintegrasi, Pemkot Bekasi berharap pembangunan infrastruktur menjadi lebih efisien dan merata di seluruh wilayah.

BACA JUGA  Anggaran WiFi Rp 3,5 Triliun Pemkot Medan Tahun 2026 Jadi Sorotan

Menuju Kota Modern dan Tertata, Saat ini, keluhan terkait galian jalan yang tidak tertata masih sering disampaikan warga. Untuk itu, Pemkot Bekasi menggandeng berbagai pihak, termasuk PT Infrastruktur Cerdas Nusantara, guna menghadirkan sistem utilitas yang lebih modern.

“Ke depan, kita ingin pekerjaan tidak hanya cepat, tetapi juga rapi, terkoordinasi, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutup Tri. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi Kota Bekasi menuju tata kelola infrastruktur perkotaan yang lebih tertib, efisien, dan berkelanjutan.https://bekasikota.go.id/detail/ducting-pertama-diluncurkan-tri-adhianto-tekankan-koordinasi-agar-penataan-kabel-lebih-tertib

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER