Plt Bupati Bekasi Bersama Gubernur Jabar Layat Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL

Voice of Jakarta | Plt Bupati Bekasi dan provinsi menekankan urgensi perbaikan sistem keselamatan perlintasan kereta api setelah kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di sekitar Stasiun Bekasi, Jawa Barat yang menewaskan dan melukai sejumlah orang.https://voiceofjakarta.id/

Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, melayat salah satu korban, Nur Ainia Eka Rahmadhyna (32), seorang karyawati media, di kediamannya di Tambun Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan perlunya pengamanan menyeluruh di seluruh perlintasan kereta api, termasuk jalur tidak resmi yang kerap luput dari pengawasan.

“Semua perlintasan harus ada pengaman. Kalau tidak, kejadian akan terus terulang,” ujarnya.

Ia menyoroti maraknya pembangunan jalan baru yang belum terintegrasi dengan sistem perkeretaapian nasional, yang menurutnya meningkatkan risiko kecelakaan. Untuk wilayah padat seperti Bekasi, pemerintah provinsi mendorong pembangunan flyover secara bertahap dengan dukungan pemerintah pusat.

Sementara itu, Asep Surya Atmaja menyatakan pihaknya masih melakukan pendataan korban, termasuk lima orang yang diduga merupakan warga Kabupaten Bekasi meskipun tercatat beridentitas luar daerah.

Ia menyebutkan, jumlah korban terdampak mencapai puluhan orang dan saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit di wilayah Bekasi.

“Pemerintah Kabupaten Bekasi bertanggung jawab atas pengobatan dan penanganan korban. Kami juga telah memberikan bantuan langsung kepada keluarga,” katanya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah berencana menyiapkan dukungan jangka panjang, terutama bagi keluarga korban yang kehilangan pencari nafkah utama.

Di sisi lain, Asep menyoroti persoalan perlintasan sebidang yang masih banyak ditemukan di wilayahnya, sebagian di antaranya hanya dijaga secara sederhana oleh warga setempat.

“Kondisi ini menjadi risiko tinggi. Ini pekerjaan rumah besar yang harus segera dibenahi,” ujarnya.

BACA JUGA  Wagub Banten Achmad Dimyati Tekankan Peran Teknologi untuk Percepat Layanan Publik di Dies Natalis UIN Banten

Pemerintah Kabupaten Bekasi menyatakan akan berkoordinasi dengan PT Kereta Api Indonesia untuk melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mempertimbangkan pembangunan flyover dan peningkatan sistem pengamanan.

Menurut Asep, perbaikan infrastruktur perlintasan akan menjadi prioritas anggaran ke depan, mengingat tingginya risiko keselamatan.

“Ini kondisi darurat. Kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang,” katanya.

Kecelakaan ini kembali memicu pertanyaan mengenai kesiapan infrastruktur transportasi di kawasan padat penduduk, serta perlunya koordinasi lintas lembaga untuk mencegah insiden serupa di masa mendatang. https://www.jabarprov.go.id/berita/plt-bupati-bekasi-bersama-gubernur-jabar-layat-korban-kecelakaan-ka-argo-bromo-anggrek-da-23970

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER