Deadline – Kasus akun palsu kembali menimpa pedangdut Dewi Perssik. Ia menemukan akun Facebook yang mencatut namanya dengan tampilan sangat mirip, bahkan disertai tanda verifikasi.
Dewi Perssik mengaku awalnya mendapat informasi dari penggemarnya. Mereka mengira akun tersebut adalah akun resmi karena sudah memiliki centang biru. Namun, ia langsung curiga saat mengecek profil tersebut.
Ia memastikan akun itu bukan miliknya. Menurutnya, akun tersebut sudah aktif cukup lama dan berpotensi disalahgunakan untuk tindakan yang merugikan orang lain.
Dewi juga mengaku tidak terlalu memahami aktivitas di Facebook, termasuk potensi keuntungan finansial dari platform tersebut. Namun, ia menegaskan keberatannya jika namanya dipakai hingga seolah-olah akun resmi.

Ia tidak mempermasalahkan jika ada yang meniru nama. Tetapi ia menolak keras penggunaan tanda verifikasi karena bisa menipu publik.
Kekhawatiran terbesar muncul dari aktivitas pesan pribadi. Ia tidak bisa mengontrol isi percakapan yang dilakukan akun palsu tersebut kepada pengguna lain.
Dewi Perssik mengaku sudah beberapa kali menegur pemilik akun itu. Namun, teguran tersebut tidak direspons. Hal ini membuatnya mengambil langkah hukum.
Ia kemudian berkonsultasi dengan kuasa hukumnya, Sandi. Dari hasil konsultasi, ia disarankan untuk melaporkan akun tersebut jika pelaku tetap melanjutkan aksinya.
Informasi dari penggemar memperkuat kecurigaan. Akun palsu tersebut diketahui memblokir pengguna yang mencoba memperingatkan soal rencana pelaporan.
Pengguna lain juga mengalami hal serupa. Setiap komentar yang menyinggung laporan langsung diblokir oleh akun tersebut.
Dewi menegaskan akun itu menggunakan nama hampir identik dengan miliknya. Perbedaannya hanya pada satu huruf. Hal ini membuat banyak orang mudah terkecoh.
Kasus ini menambah daftar panjang penyalahgunaan identitas publik di media sosial. Dewi Perssik kini memilih jalur hukum untuk menghentikan tindakan tersebut.



