Voice of Jakarta | Wali Kota Bandung menegaskan komitmennya untuk mereformasi sistem pengelolaan sampah melalui pendekatan berbasis wilayah dan data, dalam kegiatan Siskamling Siaga Bencana ke-92 di Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cicendo, Selasa (28/4).https://voiceofjakarta.id/
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan bahwa pendekatan konvensional tidak lagi memadai untuk menghadapi tantangan lingkungan yang semakin kompleks di kawasan perkotaan. “Ke depan, pengelolaan sampah harus dilakukan secara nyata di tingkat wilayah, berbasis data yang mencerminkan kondisi di lapangan,” ujarnya.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, pemerintah kota akan memperkuat sistem pemantauan melalui laporan neraca sampah yang dilakukan secara rutin, baik mingguan maupun bulanan. Langkah ini bertujuan untuk memetakan jumlah sampah yang dihasilkan, diolah, serta yang masih memerlukan penanganan lanjutan.
Menurut Farhan, sistem monitoring dan evaluasi ini menjadi kunci untuk memastikan pengelolaan berjalan secara optimal dan berkelanjutan.
Ia juga mengingatkan bahwa Bandung tengah bersiap menghadapi perubahan dalam sistem pengelolaan sampah, termasuk kemungkinan penyesuaian penggunaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Dalam konteks ini, kemandirian setiap wilayah dalam mengelola sampah dinilai semakin penting.
“Kita harus mulai membangun kemandirian. Semakin banyak sampah yang bisa diselesaikan di wilayah, semakin baik untuk keberlanjutan kota,” katanya.
Selain itu, pemerintah kota mendorong penerapan konsep ekonomi sirkular, khususnya dalam pengolahan sampah organik yang dapat dimanfaatkan kembali, misalnya untuk kegiatan pertanian perkotaan dan program dapur sehat masyarakat.
Pendekatan ini diharapkan tidak hanya mengurangi beban sampah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomi dan sosial bagi warga.
Farhan menekankan bahwa keberhasilan kebijakan ini sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan kembali sampah.
“Pengelolaan sampah adalah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, kita optimistis dapat mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” pungkasnya. https://www.jabarprov.go.id/berita/siskamling-ke-92-wali-kota-bandung-kuatkan-pengelolaan-sampah-berbasis-wilayah-23973



