Simulasi Baku Tembak Warnai Penutupan Pelatihan BNN, Personel Dakjar Ditempa Hadapi Operasi Berisiko Tinggi

DEPOK –  voice of Jakarta | Suara tembakan, aksi kejar-kejaran kendaraan, hingga penggerebekan gudang narkotika mewarnai penutupan Pelatihan Peningkatan Kemampuan Raid Planning Execution (RPE) yang digelar Direktorat Penindakan dan Pengejaran (Dakjar) Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN), Rabu (5/8).

Meski berlangsung dramatis, seluruh rangkaian tersebut merupakan simulasi operasi berisiko tinggi yang dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi skenario nyata pemberantasan jaringan peredaran gelap narkotika.

Simulasi digelar di Lapangan Tembak Hoegeng Iman Santoso, Markas Komando Korps Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, sebagai puncak pelatihan intensif yang telah berlangsung selama tiga hari sejak Senin (3/8).

Dalam skenario tersebut, Tim Direktorat Dakjar mengejar kendaraan yang dikendarai terduga pelaku peredaran sabu. Setelah pelaku berhasil diamankan, petugas melakukan pengembangan menuju sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penyimpanan sekaligus pusat distribusi narkotika.

Saat proses penggerebekan berlangsung, para pelaku melakukan perlawanan sehingga memicu baku tembak. Tim penindakan kemudian merespons secara cepat dan terukur hingga situasi berhasil dikendalikan. Seluruh tersangka berikut barang bukti berhasil diamankan sesuai prosedur operasi.

Personel Diuji dalam Kondisi Berisiko Tinggi

Simulasi tersebut menjadi implementasi langsung dari materi yang diperoleh peserta selama pelatihan. Mereka dituntut mampu menyusun rencana operasi, mengambil keputusan dalam waktu singkat, membangun koordinasi lintas tim, hingga mengeksekusi penindakan secara presisi.

Selain aspek taktis, pelatihan juga menekankan pentingnya keselamatan personel, perlindungan masyarakat, serta kepatuhan terhadap prosedur hukum dalam setiap operasi pemberantasan narkotika.

Pendekatan ini dinilai penting mengingat operasi lapangan sering kali berlangsung dalam situasi yang dinamis, berisiko tinggi, dan membutuhkan kemampuan pengambilan keputusan secara cepat tanpa mengabaikan standar operasional.

Kepala BNN Tekankan Prinsip Zero Error

BACA JUGA  Buron Sabu 58 Kg Kabur dari Ruang Penyidik Polda Jambi Sejak Tahun 2025 Hingga Kini Belum Tertangkap

Dalam upacara penutupan pelatihan, Kepala BNN RI Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa profesionalisme, disiplin, dan kesiapan personel menjadi fondasi utama keberhasilan operasi pemberantasan narkotika.

Menurutnya, setiap operasi harus dijalankan dengan prinsip zero error guna meminimalkan risiko korban jiwa, baik dari kalangan aparat maupun masyarakat.

“Kita harus mengedepankan prinsip zero error dalam setiap operasi untuk mencegah jatuhnya korban jiwa, baik dari anggota kita sendiri maupun masyarakat. Karena itu, saya mengajak seluruh personel untuk terus berlatih dengan sungguh-sungguh, mengasah kemampuan teknis, memperkuat fisik dan mental, serta tidak pernah merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki. Ingat, tantangan yang akan kita hadapi di lapangan jauh lebih berat daripada apa yang kita jalani dalam latihan ini,” tegas Suyudi Ario Seto.

Ia menambahkan bahwa latihan berkelanjutan menjadi investasi penting untuk meningkatkan kesiapan personel menghadapi perkembangan modus operandi sindikat narkotika yang semakin kompleks.

Penghargaan bagi Personel Berprestasi

Sebagai penutup kegiatan, Kepala BNN RI menyerahkan penghargaan kepada tim terbaik pada kategori Raid Planning Execution (RPE) dan Handling Suspect.

Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada tiga personel dengan kemampuan menembak perorangan terbaik, yakni Kompol Muhammad Nur Hamid Amaruddin, Brigadir Polisi Diah Ayuningrum, dan Ajun Inspektur Polisi Dua Ibnu Muttaqien.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi, kompetensi, dan profesionalisme peserta, sekaligus motivasi agar seluruh personel Direktorat Dakjar terus meningkatkan kemampuan operasional dalam menghadapi berbagai tantangan pemberantasan narkotika di Indonesia.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER