Aksi Perampokan Sadis di SPBU Bekasi: 5 Karyawan Dianiaya Secara Brutal dan Brankas Dibobol

Deadline – Aksi Perampokan sadis yang terjadi di SPBU Bekasi menggemparkan warga setelah lima karyawan menjadi korban penganiayaan brutal oleh kawanan perampok bersenjata. Insiden itu terjadi di SPBU 34.17604 Kebalen, RT 001/002, Kelurahan Kebalen, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, pada Selasa dini hari, 10 Maret 2026.

Peristiwa perampokan SPBU Bekasi ini terjadi saat para karyawan sedang beristirahat di mess. Tanpa diduga, sejumlah pelaku masuk ke area SPBU dan menyerang para korban secara brutal. Para pekerja yang tengah tidur dipukul, diikat, bahkan ditutup kepalanya menggunakan selimut sebelum para pelaku menjarah barang-barang di lokasi.

Menurut keterangan awal polisi, kawanan pelaku diduga berjumlah empat orang. Mereka membawa senjata tajam serta besi panjang yang digunakan untuk mengintimidasi dan menganiaya para korban.

Kapolsek Babelan, Wito, mengatakan pihaknya menerima laporan dari korban sekitar pukul 03.30 WIB. Setelah menerima laporan, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kami menerima laporan sekitar pukul 03.30 WIB dan segera menuju lokasi untuk olah TKP,” kata Kompol Wito.

Kronologi Perampokan Brutal

Berdasarkan keterangan sementara, para pelaku diduga masuk ke area belakang SPBU menggunakan sebuah tangga. Tangga itu dipakai untuk memanjat bagian belakang bangunan sebelum akhirnya menerobos masuk ke ruang istirahat karyawan.

Di dalam mess tersebut, lima korban yang berinisial M, B, A, M, dan H langsung diserang. Para korban dipukul dan diikat menggunakan kabel, lakban hitam, serta tali rafia. Beberapa korban bahkan ditutup kepalanya dengan selimut agar tidak bisa melihat wajah pelaku.

Salah satu korban sempat mencoba melawan ketika diserang. Namun upaya tersebut berujung luka pada bagian tangan akibat pukulan para pelaku.

BACA JUGA  Vonis Bebas Amsal Sitepu: Teguran Keras untuk Jaksa, Merusak Kepercayaan Publik Terhadap Penegakan Hukum

Setelah melumpuhkan para pekerja, pelaku kemudian merusak brankas yang berada di lokasi. Mereka mengambil sejumlah barang sebelum akhirnya melarikan diri dari tempat kejadian.

Polisi Temukan Sejumlah Barang Bukti

Saat melakukan olah TKP, petugas menemukan beberapa barang bukti yang diduga digunakan pelaku. Barang bukti tersebut antara lain brankas yang sudah dalam kondisi rusak, pistol mainan, lakban hitam, serta tangga yang dipakai untuk masuk ke area SPBU.

Temuan ini kini sedang diperiksa oleh tim penyidik sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.

Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif

Polisi dari Polsek Babelan saat ini masih mengumpulkan keterangan dari para saksi dan korban yang selamat dari serangan tersebut. Selain itu, petugas juga sedang menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi para pelaku.

Kompol Wito menegaskan pihaknya akan terus mengawal proses penyelidikan hingga para pelaku berhasil ditangkap.

“Kami akan mengusut kasus ini sampai tuntas dan memastikan para pelaku dapat segera diamankan,” tegasnya.

Korban Alami Trauma

Peristiwa perampokan ini tidak hanya meninggalkan luka fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi para korban dan keluarga mereka. Salah satu karyawan yang sempat mencoba melindungi rekan kerjanya masih menjalani perawatan akibat luka yang dideritanya.

Manajemen SPBU menyatakan akan memberikan dukungan kepada para korban serta meningkatkan sistem keamanan di lingkungan kerja agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Imbauan Kepolisian

Polsek Babelan juga mengimbau masyarakat serta pelaku usaha di sekitar wilayah tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada malam hari. Penerangan yang cukup serta sistem pengawasan seperti CCTV dinilai sangat penting untuk mencegah tindak kriminal.

Polisi juga meminta warga yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut atau melihat aktivitas mencurigakan pada waktu kejadian agar segera melapor kepada aparat setempat.

BACA JUGA  Pengungkapan 7,3 Kg Sabu oleh Polrestabes Semarang, Bukti Seriusnya Ancaman Narkoba di Jawa Tengah

Kasus perampokan sadis SPBU Bekasi ini masih dalam proses penyelidikan. Kepolisian memastikan perkembangan terbaru akan disampaikan kepada publik setelah penyidik mendapatkan bukti dan identitas pelaku secara pasti.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERPOPULER